WNI di Jepang Tembus 230 Ribu Orang, Masuk Enam Besar Warga Asing Terbanyak
Penulis: Mursyidah Auni
KARTANEWS.COM – Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Jepang terus menunjukkan peningkatan signifikan. Per Juni 2025, populasi WNI tercatat mencapai 230.689 orang dan tersebar di berbagai prefektur di seluruh negeri Sakura.
Data tersebut merujuk pada statistik resmi Kementerian Kehakiman Jepang melalui Badan Pelayanan Imigrasi Jepang yang dipublikasikan antara lain oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. Dalam kurun satu tahun terakhir, jumlah WNI meningkat 37,2 persen, mencerminkan pertumbuhan mobilitas dan kerja sama antarnegara yang kian intensif.
KBRI Tokyo melalui akun resminya menyebut pertumbuhan tersebut tidak hanya mencerminkan kenaikan angka semata, melainkan juga memperlihatkan kontribusi nyata diaspora Indonesia di berbagai sektor. WNI di Jepang berkiprah sebagai pelajar, pekerja terampil, perawat, peneliti, pelaku industri kreatif, hingga wirausaha.
Peningkatan populasi juga sejalan dengan penguatan hubungan bilateral Indonesia–Jepang, khususnya dalam kerja sama ketenagakerjaan, pendidikan, dan pertukaran sumber daya manusia. Jepang dalam beberapa tahun terakhir memperluas skema penerimaan tenaga kerja asing melalui program Specified Skilled Worker (SSW) termasuk bagi tenaga kerja asal Indonesia.
Sebaran WNI menunjukkan konsentrasi tertinggi berada di wilayah industri dan metropolitan. Prefektur Aichi tercatat sebagai daerah dengan jumlah WNI terbanyak, yakni 18.484 orang. Wilayah ini dikenal sebagai pusat industri manufaktur termasuk otomotif.
Posisi berikutnya ditempati Tokyo dengan 14.439 orang, disusul Osaka (13.592 orang), Saitama (12.652 orang), dan Chiba (12.229 orang). Konsentrasi di wilayah-wilayah tersebut memperlihatkan kecenderungan diaspora Indonesia bekerja dan menempuh pendidikan di pusat-pusat ekonomi Jepang.
Secara keseluruhan, jumlah penduduk asing di Jepang hingga akhir Juni 2025 mencapai 3.956.619 orang, tertinggi sepanjang sejarah pencatatan pemerintah Jepang. Angkanh meningkat 187.642 orang atau sekitar 5 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya.
Berdasarkan kewarganegaraan, Indonesia menempati peringkat keenam sebagai negara asal warga asing terbanyak di Jepang dengan 230.689 orang, naik 30.865 orang dibandingkan periode sebelumnya.
Sepuluh negara dengan jumlah warga terbanyak di Jepang saat ini adalah:
1. China – 900.738 orang
2. Vietnam – 660.483 orang
3. Korea Selatan – 409.584 orang
4. Filipina – 349.714 orang
5. Nepal – 273.229 orang
6. Indonesia – 230.689 orang
7. Brasil – 211.229 orang
8. Myanmar – 160.362 orang
9. Sri Lanka – 73.067 orang
10. Taiwan – 71.125 orang
Pertumbuhan populasi asing di Jepang terjadi di tengah tantangan demografi yang dihadapi negara tersebut. Jepang mengalami penurunan angka kelahiran dan penuaan populasi, sehingga kebutuhan terhadap tenaga kerja asing meningkat dalam berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perawatan lansia, hingga teknologi.
Bagi Indonesia, tren ini membuka peluang peningkatan kerja sama ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi. Namun demikian, sejumlah tantangan tetap menjadi perhatian, termasuk perlindungan pekerja migran, adaptasi budaya, serta akses layanan sosial.
Pertumbuhan signifikan WNI di Jepang tidak hanya menggambarkan mobilitas global yang semakin dinamis, tetapi juga mempertegas peran diaspora sebagai jembatan hubungan antarbangsa dan kehadiran masyarakat Indonesia menjadi bagian dari dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0