Kebutuhan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama Musrenbang Tanjung Redeb
Penulis: Mursyidah Auni | Editor : Rein
KARTANEWS.COM, BERAU – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung Redeb menandai berakhirnya rangkaian Musrenbang tingkat kecamatan se-Kabupaten Berau untuk perencanaan tahun 2026.
Data yang dipaparkan dalam musyawarah mencatat total 549 usulan kegiatan dari enam kelurahan di wilayah Tanjung Redeb.
Kelurahan Gunung Panjang menjadi penyumbang usulan terbanyak dengan 168 program, disusul Sei Bedungun 95 usulan, Tanjung Redeb 84 usulan, Karang Ambun 84 usulan, Gayam 71 usulan, dan Bugis 47 usulan.
Sebagian besar usulan masih berkaitan dengan kebutuhan dasar perkotaan, seperti peningkatan jalan lingkungan, perbaikan drainase, dan pemeliharaan fasilitas umum, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan baik di tingkat dasar maupun menengah hingga perbaikan fasilitas jalan umum seperti lampu jalan.
Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, menyampaikan bahwa arah pembangunan kecamatan pada tahun mendatang masih memprioritaskan penguatan infrastruktur yang dinilai krusial mengingat posisi Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat aktivitas ekonomi di Kabupaten Berau.
“Sebagai etalase kabupaten, Tanjung Redeb memerlukan dukungan infrastruktur yang representatif agar pelayanan publik dan pergerakan ekonomi berjalan optimal,” ujarnya, dalam pemaparan Musrenbang, Kamis (12/2/2026).
Selain usulan dari kelurahan, pihak kecamatan juga mengajukan sejumlah program strategis, antara lain rehabilitasi Kantor Camat Tanjung Redeb, penataan kawasan Rumah Tanjung Redeb di sekitar kompleks kantor camat, penguatan kelembagaan kepemudaan melalui Karang Taruna, serta penambahan fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas.
“Kami berharap kebutuhan prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat diakomodasi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong transformasi pembangunan di Tanjung Redeb. Ia menilai kecamatan ini memiliki peran strategis sebagai wajah Kabupaten Berau, sehingga perlu menjadi contoh dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurutnya, meskipun tidak memiliki potensi wisata alam sebesar kecamatan lain, Tanjung Redeb memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi perkotaan, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.
“Potensi jasa, perdagangan, dan ekonomi kreatif harus terus diperkuat. Tanjung Redeb harus menjadi motor penggerak perekonomian daerah,” ungkapnya
Bupati juga menyoroti kemudahan akses terhadap layanan pemerintahan dan infrastruktur pendukung seperti jaringan internet yang relatif lebih baik dibandingkan wilayah lain. Kondisi ini, menurutnya, menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.
Ia mengingatkan agar anggaran yang dikelola oleh kelurahan dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.
Pembangunan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan dan mampu bersaing.
Seluruh usulan yang dihimpun dalam Musrenbang ini selanjutnya akan dibahas pada tahapan perencanaan di tingkat kabupaten untuk disesuaikan dengan prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0