OBU Wilayah VII Kantongi Predikat WBBM 2025, Perkuat Budaya Kerja Bersih dan Melayani
Penulis: Mursyidah Auni
KARTANEWS.COM, BERAU – Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VII menorehkan capaian strategis dengan meraih predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam agenda SAKIP dan ZI Award yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan berlangsung secara hybrid itu dihadiri Menteri PANRB Rini Widyantini, jajaran pimpinan kementerian/lembaga, serta unit kerja penerima penghargaan.
Momentum tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap instansi yang dinilai konsisten memperkuat sistem akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam laporan capaian kinerja, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, menekankan pentingnya implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai instrumen pengendalian dan peningkatan kinerja birokrasi. Menurutnya, pembangunan Zona Integritas harus mampu mendorong perubahan nyata, bukan sekadar memenuhi indikator administratif.
Sementara itu, Menteri PANRB, Rini Widyantini menyampaikan bahwa reformasi birokrasi Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk dalam penguatan layanan publik terintegrasi seperti Mal Pelayanan Publik.
Rini menegaskan, predikat WBK dan WBBM merupakan refleksi komitmen institusi dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional.
Bagi OBU Wilayah VII, capaian WBBM 2025 menjadi tonggak penting setelah sebelumnya menyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2020.
Upaya menuju WBBM yang ditempuh dalam beberapa tahun terakhir diwarnai proses evaluasi berkelanjutan, penguatan pengawasan internal, serta percepatan transformasi digital layanan.
Pencapaian ini turut didukung kolaborasi lintas sektor, mulai dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, pemerintah daerah, instansi Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ), Basarnas, operator dan pengelola bandar udara, maskapai penerbangan, hingga unsur masyarakat sebagai pengguna jasa. Sinergi inilah yang menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi udara yang tertib, aman, dan berintegritas.
Secara nasional, OBU Wilayah VII tercatat sebagai salah satu unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil meraih predikat WBBM Tahun 2025. Pada saat yang sama, sejumlah Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) lainnya, termasuk Bandara APT Pranoto Samarinda dan Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, memperoleh predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Meski demikian, capaian tersebut dipandang sebagai pijakan untuk memperkuat komitmen reformasi birokrasi secara berkelanjutan. OBU Wilayah VII menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga konsistensi penerapan nilai integritas, serta memperkuat sistem pengendalian internal guna memastikan standar pelayanan publik tetap terjaga.
OBU Wilayah VII juga berkomitmen berbagi praktik baik dalam pembangunan Zona Integritas kepada unit kerja lain di wilayahnya. Langkahnya diharapkan mampu memperluas implementasi birokrasi bersih dan melayani, sekaligus mendukung agenda besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0