PPP Kaltim Kembali di Tangan Gamalis: Tinggalkan Pola Lama, Siap Jadi Partainya Anak Muda

Penulis: Rein | Editor : Dewi

Feb 12, 2026 - 00:53
Feb 12, 2026 - 01:00
 0  2
PPP Kaltim Kembali di Tangan Gamalis: Tinggalkan Pola Lama, Siap Jadi Partainya Anak Muda
Ketau DPW Partai PPP Kaltim, Gamalis (dok.Istimewa)

KARATANEWS.COM, KALTIM - Hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) ke X Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjuk Gamalis sebagai nahkoda Partai yang berlambang Ka'bah tersebut di Bumi Etam.

Gamalis yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Berau saat ini, telah memimpin PPP Kaltim sejak tahun 2021. Terpilihnya kembali ia untuk periode 2026-2031, menandai masa kepemimpinannya yang kedua.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0065/SK/DPP/W/II/2026, yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Nasional menerangkan, masa  kepengurusan PPP Kaltim berlaku dari tanggal 10 Februari 2026, dengan masa bakti 5 tahun yang akan berakhir pada tahun 2031.

Sementara itu, setelah ditetapkan kembali memimpin DPW PPP Kaltim, Gamalis mengucapkan apresisinya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada seluruh unsur di internal partai.

“Saya ucakan terimakasih atas kepercayaan warga PPP untuk memimpin kembali PPP Kaltim ,” ujarnya, pada Rabu (11/02/2026)

Dia juga membeberkan, mengenai target Partai pada kontestasi demokrasi beberapa tahun yang akan datang. Mengingat ada banyak kaum mudah potesial yang dapat dilibatkan, maka tidak menutup kemungkinan PPP Kaltim banyak melakukan kaderisasi.
Agar supaya eksistensi PPP di Kaltim, tetap kokoh, karena ditopang kaum muda yang siap mengapdi kepada daerah.

“Target kami peningkatan perolehan suara untuk mendongkrak perolehan kursi di kabupaten maupun provensi, penguatan basis dan konstituen, kaderisasi kaum muda untuk regenersai, branding dan citra partai,” jelasnya.

Sebelumnya, Gamalis mengatakan DPW PPP Kaltim bakal mempertimbangkan untuk melirik kaum muda untuk berpartisipasi membesarkan Partai. Sebab ia mengakui bahwa kaum muda saat ini sangat potensial untuk menjadi bagian dari PPP dan pemilih muda pun juga sangat banyak di era sekarang.

"Terutama Gen Z, jumlahnya sangat besar. Kalau kita tidak menyesuaikan diri, kita akan terus tertinggal.  ujarnya belum lama ini.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, bahwa PPP sudah saat melakukan pendekatan politik yang berbeda di era sekarang. Mengingat banyaknya pemilih muda yang memiliki wawasan lebih modern, oleh karena itu dia menilai perlu adanya gaya politik modern ala kaum muda.

Dia pun mengimbau seluruh kader aktif menjadikan media sosial sebagai media komunikasi politik modern, agar dapat memperluas jangkauan pengaruh partai di tengah perubahan perilaku pemilih

"Sudah saatnya PPP meninggalkan pola lama lalu beralih ke partai yang lebih dekat dengan anak muda,” pungkasnya.(*)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0