Prabowo Kecam Keras Pemda Bali Soal Sampah, Tegaskan Ancaman Serius bagi Sektor Pariwisata

Oleh: Mursyidah Auni

Feb 3, 2026 - 16:33
Feb 3, 2026 - 17:37
 0  5
Prabowo Kecam Keras Pemda Bali Soal Sampah, Tegaskan Ancaman Serius bagi Sektor Pariwisata
Sampah Berserakan di Pesisir Pantai Kuta, Badung, Bali (ANTARA FOTO)

KARTANEWS.COM, BOGOR – Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan peringatan tegas kepada jajaran pemerintah daerah di Provinsi Bali terkait persoalan pengelolaan sampah yang dinilai semakin mengkhawatirkan. 

Prabowo menegaskan bahwa keberlanjutan pariwisata nasional, khususnya di Bali, tidak akan terjaga apabila persoalan lingkungan dibiarkan tanpa penanganan nyata dan terarah.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden Prabowo menilai persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan wacana atau saling menyalahkan antarlevel pemerintahan. Menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan yang tegas, langkah cepat, serta kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kita tidak bisa terus menunggu. Kalau memang perlu, demi kepentingan rakyat, pemerintah pusat akan memimpin langsung penanganannya,” ujarnya.

Dalam arahannya, Presiden mengungkapkan bahwa kondisi kebersihan di Bali telah menjadi perhatian masyarakat internasional. Ia mengaku menerima langsung keluhan dari tokoh luar negeri yang menilai kualitas lingkungan di Pulau Dewata mengalami penurunan, khususnya di kawasan pesisir.

Presiden menilai kondisi tersebut berpotensi merusak citra Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Padahal, sektor pariwisata merupakan salah satu tulang punggung ekonomi nasional yang mampu menciptakan lapangan kerja secara cepat dan luas.

“Pariwisata itu penggerak ekonomi. Tapi tidak mungkin pariwisata bertahan jika pantai dan lingkungannya kotor,” tegasnya.

Presiden secara khusus meminta Gubernur Bali dan para bupati/wali kota untuk mengambil tanggung jawab penuh terhadap kebersihan wilayahnya masing-masing. 

Ia mendorong agar pengelolaan sampah dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan masyarakat, sekolah, serta unsur lokal lainnya melalui kegiatan gotong royong yang berkelanjutan.

Menurut Prabowo, kepemimpinan daerah harus hadir secara nyata di lapangan, bukan sekadar dalam bentuk kebijakan administratif.

Dalam pernyataan yang cukup tegas, Presiden menyatakan bahwa pemerintah pusat tidak akan ragu mengambil alih penanganan persoalan sampah apabila pemerintah daerah dinilai lamban atau tidak mampu bertindak efektif.

Ia menyebutkan bahwa TNI, Polri, BUMN, serta kementerian dan lembaga terkait dapat dikerahkan untuk mendukung aksi pembersihan lingkungan secara masif dan terorganisasi.

“Kita bisa gerakkan semua kekuatan negara. Ini soal kepentingan rakyat dan masa depan bangsa,” terangnya.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus menyatakan perang terhadap sampah. Menurutnya, sampah bukan hanya persoalan kebersihan visual, tetapi juga ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan ekonomi.

Pesannya menjadi penegasan bahwa sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali sebagai ikon global, hanya dapat bertahan jika didukung oleh lingkungan yang bersih serta kepemimpinan yang tegas dan berpihak pada kepentingan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0