Persiapan Tradisi dan Ragam Budaya Tionghoa Menyambut Tahun Baru Imlek

Penulis: Mursyidah Auni

Feb 10, 2026 - 16:00
Feb 10, 2026 - 18:34
 0  3
Persiapan Tradisi dan Ragam Budaya Tionghoa Menyambut Tahun Baru Imlek

KARTANEWS.COM, INDONESIA- Komunitas Tionghoa di Indonesia merupakan bagian dari keragaman budaya nasional yang telah berkembang dan beradaptasi dengan nilai-nilai lokal. Perayaan Tahun Baru Imlek bagi Tinghoa tidak hanya dimaknai sebagai pergantian penanggalan lunar tetapi juga sebagai momentum penting dalam budaya Tionghoa untuk memulai tahun dengan kesiapan lahir dan batin. 

Menjelang hari perayaan, berbagai persiapan dilakukan oleh keluarga Tionghoa sebagai bagian dari tradisi yang sarat nilai filosofis, sekaligus mencerminkan gaya hidup yang tertata dan penuh perencanaan. Persiapan tersebut mencakup penataan lingkungan tempat tinggal, kesiapan konsumsi, hingga pengelolaan hubungan sosial dalam lingkup keluarga besar. 

Setiap tahapan persiapan memiliki makna simbolik yang dipercaya membawa keberuntungan, keharmonisan, serta keseimbangan dalam menjalani tahun yang baru. 

Dalam konteks budaya dan gaya hidup, persiapan Imlek juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan dan disiplin tradisi. Aktivitas yang dilakukan jauh hari sebelum perayaan ini tidak hanya berorientasi pada aspek seremonial, tetapi juga membentuk pola hidup yang rapi, terencana, dan penuh kehati-hatian dalam menyambut awal tahun.

Adapun sejumlah persiapan utama yang sering dilakukan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek meliputi:

1. Tradisi Membersihkan Rumah (Da Sao)

Membersihkan rumah menjadi simbol pembersihan energi negatif dan kesialan yang diyakini melekat sepanjang tahun sebelumnya. Proses ini dilakukan secara menyeluruh, termasuk area yang jarang dijangkau, seperti sudut ruangan, jendela, dan bagian perabotan rumah. Tradisi ini diselesaikan sebelum hari pertama Imlek, mereka meyakini aktivitas bersih-bersih saat hari perayaan dapat menghilangkan keberuntungan yang baru atau akan datang.

2. Penataan dan Dekorasi Bernuansa Merah

Dekorasi rumah dengan dominasi warna merah menjadi ciri khas persiapan Imlek. Warna merah melambangkan kebahagiaan, perlindungan, dan keberanian. Kaligrafi Mandarin berisi doa dan harapan baik ditempatkan di pintu masuk, lampion merah digantung sebagai simbol penerangan dan kehangatan, serta tanaman hidup digunakan untuk melambangkan pertumbuhan dan awal yang baru.

3. Persiapan Angpao (Hongbao)

Pemberian angpao merupakan tradisi berbagi rezeki yang dilakukan oleh anggota keluarga yang telah menikah kepada anak-anak dan kerabat. Angpao umumnya diisi dengan uang kertas baru dan bersih sebagai simbol keberuntungan dan permulaan yang baik. Pemilihan nominal juga memperhatikan makna angka dalam budaya Tionghoa.

4. Menyediakan Hidangan Khas Imlek

Makanan menjadi bagian penting dalam persiapan Imlek karena mengandung makna filosofis. Kue keranjang melambangkan peningkatan dan keharmonisan, kue lapis legit dimaknai sebagai simbol rezeki yang berlapis, jeruk mandarin mencerminkan kemakmuran, sementara ikan yang disajikan secara utuh melambangkan kelimpahan dan kesinambungan rezeki.

5. Kesiapan Penampilan dan Pakaian Baru

Mengenakan pakaian baru saat Imlek melambangkan optimisme dan kesiapan menyambut tahun yang baru. Warna cerah, khususnya merah, kerap dipilih sebagai simbol semangat dan keberuntungan. Persiapan ini juga mencerminkan perhatian terhadap kerapian dan penghormatan dalam momen berkumpul bersama keluarga besar.

Melalui rangkaian persiapan tersebut, perayaan Imlek tidak hanya menjadi peristiwa budaya tahunan, tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang menjunjung tinggi nilai budaya, kebersamaan, dan penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan lintas generasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0