Gen Z Pimpin Tren Minat Baca Nasional, Ubah Peta Literasi Indonesia 2025

Oleh: Mursyidah Auni

Feb 8, 2026 - 14:45
Feb 8, 2026 - 20:23
 0  7
Gen Z Pimpin Tren Minat Baca Nasional, Ubah Peta Literasi Indonesia 2025

KARTANEWS.COM, INDONESIA– Lanskap literasi nasional menunjukkan perubahan signifikan sepanjang 2025. Generasi Z tercatat sebagai kelompok dengan minat baca tertinggi di Indonesia, melampaui Generasi Milenial dan Generasi X. Temuan ini menandai pergeseran pola literasi di tengah dominasi media digital.

Berdasarkan hasil survei lembaga riset Jakpat pada semester II 2025 yang didukung data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase minat baca Generasi Z mencapai 26 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Generasi Milenial sebesar 20 persen dan Generasi X sebesar 18 persen.

BPS juga mencatat peningkatan kegemaran membaca yang signifikan pada kelompok usia Generasi Z dalam periode 2024–2025. Secara kumulatif, tingkat partisipasi membaca generasi ini berada pada kisaran 72 hingga 76 persen, menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Peneliti Jakpat, Aska Primardi menjelaskan bahwa meningkatnya minat baca Generasi Z tidak terlepas dari kejenuhan terhadap konsumsi konten digital yang bersifat cepat dan repetitif. Membaca buku dinilai memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan menenangkan.

“Generasi Z mulai mengalihkan sebagian waktu layar mereka ke aktivitas membaca karena dianggap mampu memberikan fokus dan kedalaman makna,” ujarnya 

Selain faktor kejenuhan digital, berkembangnya komunitas literasi di media sosial turut mendorong tren tersebut. Platform seperti TikTok melalui tagar #BookTok, Instagram, dan X menjadi ruang berbagi rekomendasi bacaan yang berpengaruh terhadap pilihan membaca generasi muda.

Dari sisi preferensi, Generasi Z cenderung memilih buku fiksi remaja dan dewasa muda, novel bertema coming-of-age, serta buku pengembangan diri. Tema kesehatan mental, pencarian identitas, relasi sosial, dan pengembangan karier menjadi topik yang paling diminati.

Peningkatan minat baca ini berdampak pada industri perbukuan nasional. Sejumlah penerbit dan jaringan toko buku melaporkan kenaikan penjualan sepanjang 2025, khususnya pada kategori fiksi dan nonfiksi yang menyasar pembaca muda. 

Distribusi buku digital dan audiobook juga mengalami pertumbuhan seiring dengan meningkatnya akses literasi berbasis teknologi.

Pengamat menilai fenomena ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu berdampak negatif terhadap literasi. Digitalisasi justru berperan sebagai sarana distribusi dan promosi literasi yang menjangkau generasi muda secara lebih luas.

Meningkatnya minat baca Generasi Z dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan literasi Indonesia. Di tengah tantangan rendahnya tingkat membaca secara nasional, tren ini diharapkan dapat menjadi fondasi penguatan budaya literasi yang lebih berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0