Polres Berau Perkuat Ketahanan Pangan, Produksi Jagung Tembus 4.339 Ton Sepanjang 2025

Dec 31, 2025 - 17:25
 0  13
Polres Berau Perkuat Ketahanan Pangan, Produksi Jagung Tembus 4.339 Ton Sepanjang 2025
(Humas Polres Berau)

KARTANEWS.COM, BERAU – Kepolisian Resor (Polres) Berau terus memperkuat perannya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan komoditas jagung di wilayah Kabupaten Berau. Berdasarkan data evaluasi per 30 Desember 2025, total produksi jagung di wilayah hukum Polres Berau mencapai 4.339,4 ton sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut merupakan hasil pengelolaan lahan pertanian yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kelompok tani masyarakat, kemitraan dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan sistem tumpang sari, hingga pemanfaatan lahan pondok pesantren.

Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Polres Berau tidak hanya berfokus pada tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung ketahanan pangan sebagai salah satu pilar ketahanan nasional. Program penanaman jagung ini adalah wujud nyata komitmen tersebut,” ujarnya, dalam keterangan resminya saat press rilis akhir tahun 2025, Rabu (31/12/2025).

Dari sisi luasan, total lahan tanam jagung yang telah direalisasikan mencapai 1.003,25 hektare dari potensi lahan tersedia seluas 1.455 hektare, sebagaimana data Dinas Pertanian Kabupaten Berau. 

Sementara itu, luas lahan yang berhasil dipanen sepanjang 2025 tercatat 855 hektare dengan kontribusi produksi berasal dari pola tanam monokultur maupun tumpang sari bersama perusahaan mitra, baik yang tergabung dalam GAPKI maupun non-GAPKI.

Dalam mendukung stabilitas harga dan distribusi hasil panen, Perum Bulog Kabupaten Berau telah menyerap jagung petani sebanyak 131,45 ton selama tahun 2025. Penyerapan tertinggi terjadi pada bulan Oktober dengan volume mencapai 71,55 ton. 

Adapun harga pembelian yang berlaku saat ini, Bulog menetapkan harga Rp6.400 per kilogram untuk jagung dengan kadar air 14–16 persen dan Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 17–20 persen. Sementara itu, harga di tingkat tengkulak berkisar Rp7.000 per kilogram untuk kadar air 14 persen dan Rp6.000 per kilogram untuk kadar air 18 persen.

Meski mencatatkan hasil positif, pelaksanaan program ketahanan pangan di lapangan tidak terlepas dari sejumlah kendala, seperti bencana banjir di beberapa wilayah, kondisi tanah yang keras dan berbatu, serta gangguan hama hewan yang memengaruhi produktivitas tanaman.

Menanggapi tantangan tersebut, Kapolres Berau menyiapkan berbagai langkah strategis dan inovatif. Upaya tersebut meliputi pendampingan intensif kepada petani melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian dalam penyediaan benih unggul dan penyuluhan, dukungan permodalan bagi kelompok tani untuk kegiatan pembersihan lahan dan pengadaan bibit, serta fasilitasi teknologi pascapanen.

Selain itu, Polres Berau juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk pengadaan mesin pengering (dryer) dan solar dryer di setiap kecamatan guna menjaga mutu hasil panen. Peran Bhabinkamtibmas turut dioptimalkan melalui pengecekan rutin dan pendampingan lahan jagung di wilayah binaan masing-masing.

Melalui rangkaian langkah tersebut, Polres Berau optimistis program ketahanan pangan ini tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat di seluruh 13 kecamatan se-Kabupaten Berau. (AUNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0