Pemerintah Siapkan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri untuk Daerah Terdampak Bencana

Dec 29, 2025 - 17:07
Dec 30, 2025 - 22:50
 0  5
Pemerintah Siapkan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri untuk Daerah Terdampak Bencana
Jembatan Bailey di Bireuen, Aceh (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

KARTANEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah berencana mendatangkan 100 unit jembatan Bailey dari luar negeri guna mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana alam. Pengadaan jembatan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak dalam konferensi pers penanganan bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebagaimana dikutip dari Kompas, Senin (29/12/2025).

“Perintah Presiden melalui Kemenhan adalah mencari 100 jembatan Bailey dari luar negeri untuk mendukung penanganan bencana,” ujarnya.

Menurutnya, jembatan-jembatan tersebut akan dipasang di berbagai daerah di Indonesia yang mengalami kerusakan infrastruktur akibat bencana, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak banjir bandang serta tanah longsor.

Maruli menjelaskan, proses pengadaan dan penempatan jembatan ditargetkan dapat dirampungkan dalam waktu dekat. Pemerintah berharap pemasangan dapat dimulai pada Januari dan rampung paling lambat Februari 2026.

“Mudah-mudahan Januari ini bisa dirapatkan dan paling lama Januari–Februari seluruh jembatan sudah bisa terpasang,” katanya.

Sementara itu, TNI Angkatan Darat telah melakukan pendataan kebutuhan jembatan pascabencana di sejumlah wilayah. Dari hasil pendataan tersebut, tercatat 44 titik jembatan membutuhkan penanganan segera.

Dari jumlah tersebut, 12 jembatan Bailey telah selesai dipasang, 6 jembatan masih dalam tahap pemasangan, dan 15 jembatan lainnya sedang dalam proses pengiriman dari Jakarta ke lokasi terdampak bencana.

Selain jembatan Bailey, TNI AD juga memasang jembatan American Rolling Mill Company (Armco) serta jembatan gantung untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil dan terisolasi.

“Ada juga jembatan Armco yang jumlahnya terus bertambah. Saat ini sudah ada di 47 titik, enam selesai, tiga masih dipasang, sisanya dalam pengiriman. Selain itu, ada permintaan jembatan gantung agar minimal bisa dilalui dua sepeda motor untuk membawa logistik,” ungkapnya.

Langkah tersebut wujud pemerintah mempercepat distribusi bantuan, membuka kembali akses masyarakat, serta mendukung pemulihan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak bencana. (AUNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0