Niat Menolong Berujung Maut: Dua Pelajar SMA 1 Bontang Tewas Terseret Arus Sungai

Penulis : Rein

Feb 14, 2026 - 17:20
 0  2
Niat Menolong Berujung Maut: Dua Pelajar SMA 1 Bontang Tewas Terseret Arus Sungai
Kejadian 2 pelajar tenggelam di Bontang (dok.istimewa)

KARARTANES.COM, BONTANG — Dua Pelajara yang bersekolah di SMA 1  Bontang meninggal dunia usai terseret arus di Sungai Bontang, pada Selasa (14/02/2026)

Kerjadian memilukan itu, tepatnya di Desa Suka Rahmat, Teluk Pandan, Kebupaten Kutai Timur (Kutim), sekitar pukul 08.00 WITA.

Awalnya, ketika air sungai sedang naik, sejumlah santri berenang di sekitar lokasi. Suasana pondok pun berubah menjadi panik, karena warga melihat korban terseret arus.

Menurut keterangan saksi mata, Mutmainah, ia terkejut saat mendengar suara teriakan minta tolong dari anak-anak pondok yang kesana kemari mwncari pertolongan.


“Ramai anak-anak pondok datang memohon pertolongan untuk segera dipanggilkan ambulans,” ujarnya.

Dia melenjautkan, keluarganya kebetulan punya kerabat yang bekerja sebagai sopir ambulan, sehingga bantuan bisa cepat didatang.

“Kebetulan saudara kami supir ambulans jadi langsung ke rumah minta tolong,” ucapnya.

Ia menjelaskan,  salah satu korban lebih dulu tenggelam saat berenang di sungai tersebut.

Sementara, Korban kedua yang menyaksikan kejadian itu berupaya memberikan pertolongan.

“Dia lihat temannya pegang batang kayu yang hanyut untuk dinaiki saat berenang. Setelah beberapa waktu tidak ada gerakan, dirinya berniat untuk menolong,” terangnya.

Berawal dari niat untuk menolong, namun justru berubah menjadi petaka. Arus sungai yang cukup deras diduga menyeret pula korban kedua hingga ikut tenggelam.

“Dia pertama didapat. Saya dapat kabar hidung dan telinganya sudah mengeluarkan darah,” katanya.

Usai kedua korban tergelam, upaya  pencarian berlanjut untuk menemukan korban pertama yang hilang di aliran sungai.

Warga bersama pihak terkait terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Yang tenggelam pertama itu belakang baru ketemu. Jaraknya sekitar sejaman, itu juga sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Setalah ditemukan oleh warga, kedua korban  segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Akan tetapi kondisi keduanya sudah tidak dapat tertolong.

“Sudah tidak sadar memang waktu dibawa ke rumah sakit,” tutupnya.(*)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0