Mau Liburan Nataru? Berau Hadir dengan Tiga Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi
KARTANEWS.COM, BERAU — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, masih bingung mencari destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga menawarkan petualangan seru? Kabupaten Berau bisa menjadi pilihan terbaik. Terletak di Provinsi Kalimantan Timur, daerah yang dikenal sebagai Bumi Batiwakkal ini bukan sekadar tempat berlibur, melainkan sebuah epik alam yang menunggu untuk dijelajahi.
Perpaduan bentang bahari kelas dunia, ketenangan hutan tropis, serta jejak budaya maritim yang masih hidup hingga saat ini, menjadikan Berau sebagai destinasi lengkap untuk mengisi liburan Nataru. Mulai dari petualangan, edukasi, hingga momen refleksi, semua terangkum dalam satu perjalanan akhir tahun yang tidak hanya indah, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam.
KEAJAIBAN BAHARI BERAU: SURGA KONSERVASI DAN SELAM DUNIA
1. Pulau Derawan dikenal sebagai Mahkota Wisata Bahari Berau
Kepulauan Derawan merupakan ikon utama pariwisata Berau. Sebagai kawasan konservasi laut dengan keanekaragaman hayati tinggi, perairan Derawan selalu memikat wisatawan setiap musim liburan. Air lautnya yang jernih, hamparan pasir putih, terumbu karang yang sehat, ikan warna-warni, hingga biota laut besar yang bebas berkeliaran menjadikannya surga bagi pecinta wisata bahari.
2. Pulau Maratua atau Maladewa-nya Indonesia
Pulau Maratua kerap dijuluki “Maladewa-nya Indonesia.” Sebutan itu bukan tanpa alasan karena garis pantainya dipenuhi resort mewah yang berdiri di atas perairan biru yang jernih. Pesona dibawah permukaan lautnya juga tidak kalah jauh, sangat memukau untuk pengalaman diving. Perairan Maratua menjadi jalur migrasi berbagai biota laut besar dan menawarkan pengalaman selam bertaraf internasional. Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas, di antaranya:
Diving dan snorkeling di Barracuda Point, salah satu spot diving paling ikonik di Asia. Kawanan barakuda yang membentuk pusaran raksasa menciptakan pemandangan menyerupai “badai perak” yang kerap dijadikan momen once in a lifetime bagi para penyelam.
Berenang bersama penyu hijau yang menjadikan perairan Maratua sebagai habitat favorit. Pengalaman berdekatan dengan hewan laut ramah ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya upaya konservasi.
Menghabiskan malam di resort premium. Suasana tropis yang tenang, langit penuh bintang, dan deburan ombak membuat malam pergantian tahun di Maratua terasa begitu eksklusif dan menenangkan, sebuah kemewahan alam yang jarang ditemui di perkotaan.
3. Pulau Kakaban Rumah bagi Ubur-Ubur tanpa Sengat
Pulau Kakaban menghadirkan daya tarik unik berupa danau payau yang menjadi habitat empat spesies ubur-ubur tanpa sengat. Danau ini terbentuk secara alami dan terisolasi ribuan tahun sehingga menciptakan ekosistem mandiri. Berenang di antara ribuan ubur-ubur jinak memberikan sensasi seolah melayang di angkasa, dikelilingi “bintang-bintang hidup”.
Keunikan ekologis ini menjadikan Kakaban sebagai salah satu situs alam paling langka di dunia. Jika ingin berkunjung kesana, pengunjung wajib mengikuti aturan demi menjaga kelestariannya.
4. Pulau Sangalaki sebagai Pusat Konservasi Penyu & Habitat Pari Manta
Pulau Sangalaki dikenal sebagai pusat konservasi penyu terbaik di Berau. Pada periode tertentu, wisatawan dapat menyaksikan pelepasan tukik menuju laut, momen yang sarat edukasi dan membangkitkan empati lingkungan.
Perairan Sangalaki juga dikenal sebagai tempat berkumpulnya pari manta. Aktivitas snorkeling atau diving di beberapa titik memberi kesempatan untuk berenang berdekatan dengan “raksasa lembut” ini sebgai sebuah pengalaman yang sangat istimewa.
Akses menuju pulau-pulau ini bergantung pada kondisi cuaca laut, wisatawan disarankan menyiapkan rencana cadangan dan mengalokasikan waktu lebih panjang, misalnya 5 hari 4 malam, untuk mengantisipasi penundaan transportasi laut.
KEINDAHAN DARATAN BERAU: HUTAN, KARST, DAN DANAU BERLAPIS
Jika bahari Berau adalah kisah epik, maka daratannya merupakan puisi ketenangan. Wilayah Biduk-Biduk hingga kawasan karst di pesisir selatan menawarkan alternatif wisata yang jauh dari hiruk-pikuk pantai. Pilihan ideal bagi Anda yang lebih menyukai suasana tenang, sejuk, dan penuh eksplorasi alam.
Pada kawasan ini, wisatawan dapat menemukan deretan destinasi yang memadukan lanskap hutan tropis, kejernihan danau, hingga formasi batu karst yang eksotis, menciptakan pengalaman berbeda dari dominasi wisata bahari Berau.
1. Labuan Cermin: Danau Dua Rasa yang Terkenal di Media Sosial
Danau Labuan Cermin terkenal dengan kejernihan airnya yang luar biasa hingga mampu memantulkan bayangan pepohonan seperti cermin alami. Keunikan paling menonjol adalah dua lapisan air, yaitu air tawar di permukaan dan air asin di dasar bawah. Wisatawan dapat menaiki perahu kayu yang tampak “melayang” atau berenang sambil merasakan perbedaan suhu dari dua lapisan tersebut.
2. Goa Haji Mangku: Eksplorasi Karst yang Aman dan Menarik
Goa Haji Mangku menawarkan petualangan caving yang mudah diakses tetapi tetap memukau. Bentangan stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun menjadi ornamen alami yang mengesankan. Suhu sejuk di dalam gua memberikan suasana tenang dan menyegarkan, cocok sebagai jeda dari panasnya pesisir.
3. Air Terjun Tembalang: Oase di Tengah Hutan Tropis
Terletak di pedalaman hutan Berau, Air Terjun Tembalang menjadi destinasi favorit bagi para pencinta trekking. Perjalanan menuju lokasi memerlukan usaha ekstra, namun setibanya di lokasi, wisatawan akan disambut dengan air terjun alami, udara yang bersih, serta suasana hutan yang damai. Mandi di kolam air terjun yang dingin menjadi cara sempurna untuk menutup tahun dan menyambut awal baru dengan energi yang segar dan positif.
MENYELAMI BUDAYA TANJUNG REDEB: SEJARAH & KULINER
Sebelum kembali dari perjalanan, luangkan waktu menjelajahi Tanjung Redeb. Kota ini adalah pintu masuk memahami identitas sejarah serta budaya masyarakat Berau.
1. Dua Kesultanan Berau, Sambaliung dan Gunung Tabur
Berau memiliki sejarah unik dengan dua kesultanan bersaudara yang memainkan peran penting dalam perdagangan maritim Kalimantan. Bekas Keraton Sambaliung yang kini menjadi museum memamerkan singgasana kerajaan, pakaian adat, perhiasan emas, hingga keris bersejarah. Kunjungan ke lokasi ini memberi gambaran utuh mengenai kejayaan masa lalu yang masih memengaruhi kehidupan masyarakat Berau saat ini.
2. Museum Batiwakkal Sebuah Rumah Etnografi Berau
Museum Batiwakkal merupakan bangunan keraton Gunung Tabur yang menyimpan beragam artefak budaya dari suku Dayak hingga etnis pesisir. Koleksi alat tradisional, peralatan berburu, hingga kerajinan tangan menjadikan museum ini tempat ideal untuk memahami keberagaman budaya Berau.
KULINER KHAS BERAU: MERAYAKAN NATARU DENGAN CITARASA LOKAL
Tanjung Redeb adalah surga bagi pecinta kuliner. Wisatawan dapat mencicipi berbagai hidangan berbahan ikan air tawar seperti Pepes ikan Patin dan ikan Gabus yang memiliki bumbu rempah yang kaya rasa. Berbagai camilan khas seperti Rangai dan Talinga Sagayi juga wajib dicoba atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Wisatawan dapat mencari berbagai kuliner dan oleh-oleh di toko-toko seperti Rumah Kemas Batiwakkal dan Rumah Kemas Basinang di Tanjung Redeb yang biasanya menawarkan koleksi lengkap camilan, makanan kemasan, hingga kerajinan tangan.
Kabupaten Berau adalah paket liburan yang benar-benar lengkap. Ada petualangan bahari, eksplorasi daratan, dan perjalanan budaya. Memilih Berau sebagai destinasi Nataru dapat membuat Anda memiliki pengalaman yang menyenangkan, mendidik, dan penuh cerita untuk dibawa pulang. Dengan perencanaan matang, mulai dari akomodasi hingga transportasi laut, udara maupun darat, Berau siap menyambut wisatawan dengan keramahan masyarakatnya dan keindahan alam yang tiada habisnya. (AUNI)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0