Kunjungan Wisata Selama Nataru di Berau Tembus 35 Ribu Orang

Jan 8, 2026 - 19:00
Jan 9, 2026 - 16:38
 0  7
Kunjungan Wisata Selama Nataru di Berau Tembus 35 Ribu Orang
Pulau Derawan (Istimewa)

KARTANEWS.COM, BERAU – Arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, total kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Berau mencapai 35.305 orang.

Destinasi Air Panas Asin Pemapak tercatat sebagai objek wisata dengan jumlah pengunjung tertinggi, yakni sebanyak 10.127 orang, seluruhnya berasal dari wisatawan nusantara. Selanjutnya, Telaga Biru Nek Lenggo dikunjungi sebanyak 8.238 orang, disusul Labuan Cermin dengan 7.166 pengunjung, termasuk empat wisatawan mancanegara.

Sementara itu, kawasan wisata bahari Pulau Derawan mencatat kunjungan sebanyak 8.440 orang, terdiri atas 8.223 wisatawan nusantara dan 217 wisatawan mancanegara. 

Adapun Pulau Maratua menerima 1.050 pengunjung dengan komposisi 882 wisatawan nusantara dan 168 wisatawan asing. Destinasi lainnya, Tepian Ahmad Yani (Kapal Susur Sungai), mencatat kunjungan sebanyak 284 orang selama periode libur akhir tahun.

Secara kumulatif, jumlah wisatawan nusantara mencapai 35.305 orang, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 791 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata Berau masih didominasi wisatawan domestik, namun tetap menarik minat pengunjung dari luar negeri.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Berau merupakan daerah dengan destinasi wisata terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur dan telah menjadi primadona pariwisata regional.

“Berau memiliki kekayaan destinasi wisata yang sangat lengkap, mulai dari wisata alam darat, danau, hingga bahari kelas dunia. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, mengelola, dan mengembangkan destinasi-destinasi tersebut agar tetap menjadi primadona pariwisata Kalimantan Timur,” ujarnya, dalam rapat evaluasi APBD yang digelar di ruang rapat Sangalaki, Rabu (7/1/2026).

Sri Juniarsih juga menekankan perlunya keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat, dalam menjaga kualitas destinasi wisata serta memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Dengan potensi yang besar ini, kita harus terus meningkatkan kualitas pengelolaan, infrastruktur pendukung, dan promosi pariwisata agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan berdampak pada peningkatan ekonomi daerah,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Berau menilai tingginya kunjungan wisatawan selama libur Nataru menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan arah pembangunan Berau menuju daerah tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur.

Langkah Bupati Berau kedepannya yaitu, mendorong peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pariwisata, termasuk akses transportasi, sarana kebersihan, serta penguatan promosi destinasi unggulan seperti Derawan dan Maratua. 

Evaluasi terhadap pola kunjungan selama libur Nataru juga akan menjadi dasar perbaikan pengelolaan destinasi menghadapi lonjakan wisatawan pada musim libur berikutnya.

Pemerintah daerah optimistis, dengan pengelolaan yang terarah dan partisipasi aktif masyarakat, sektor pariwisata Berau akan semakin berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi lokal dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan. (AUNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0