Serapan Anggaran Pemprov Kaltim Anjlok 21 Instansi Terjebak Rapor Merah di Akhir Tahun
KARTANEWS.COM, SAMARINDA - Kinerja sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat memiliki rapor merah dalam penyerapan anggaran tahun 2025. Angka ini memicu kekhawatiran karena sekitar 6,6 hingga 7 persen anggaran daerah diprediksi bakal hangus atau tidak terserap hingga akhir tahun.
Dikutip dari TribunKaltim.co. Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, membenarkan adanya penurunan proyeksi serapan anggaran tersebut. Akibat banyaknya program yang belum tuntas, target realisasi yang semula dipasang di angka 93 persen diperkirakan akan menyusut ke level 91 persen.
“Karena tidak terserapnya meningkat, otomatis ada sedikit penyusutan (target). Prediksi kita mungkin di angka 91 persen,” ujarnya pada Selasa (23/12/2025).
Ketimpangan antara pengerjaan di lapangan dengan administrasi keuangan menjadi masalah utama. Sekda membeberkan fakta bahwa masih ada OPD yang progres fisiknya sudah menyentuh 80 persen, namun laporan keuangannya justru macet di angka 60 persen. Kondisi ini dinilai jauh dari target ideal yang seharusnya sudah berada di angka 90 persen pada akhir Desember.
Meskipun waktu kian mepet, Pemprov Kaltim masih membuka keran pembayaran hingga batas akhir 31 Desember. Sri Wahyuni menegaskan bahwa status “merah” pada 21 OPD tersebut didasarkan pada hasil evaluasi mingguan.
“Kami terus pantau perkembangannya. Angka pasti untuk total serapan anggaran tahun ini baru bisa kita ketahui secara resmi pada awal Januari mendatang,” tutupnya. (J)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0