Seskab Teddy Indra Wijaya Tegaskan Penanganan Bencana Sumatra Sudah Berstatus Skala Nasional
KARTANEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah pusat menegaskan bahwa penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sudah menggunakan sumber daya nasional sejak Oktober lalu. Hal ini mengklarifikasi polemik publik mengenai status administratif bencana, karena tindakan nyata di lapangan sudah dianggap berskala nasional.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa pergerakan personel dan logistik di lapangan sebenarnya sudah mencerminkan operasi berskala besar yang dikendalikan langsung oleh pusat.
“Sejak hari pertama, tanggal 26 Oktober, pemerintah pusat sudah melakukan penanganan skala nasional di tiga provinsi ini, langsung mobilisasi nasional,” tegasnya.
Terkait kekhawatiran mengenai dukungan anggaran pusat yang dianggap akan terhambat tanpa status formal tertentu, Seskab memastikan bahwa pendanaan tetap mengalir lancar sesuai arahan Presiden. Ia mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp60 triliun telah dialokasikan secara bertahap untuk rehabilitasi infrastruktur dan hunian warga.
“Bapak Presiden sudah jawab dari awal, semuanya ini akan menggunakan dana pusat. Disampaikan Rp60 triliun, sudah dikeluarkan secara berangsur untuk membangun kembali rumah sementara, rumah hunian tetap, fasilitas semuanya,” ungkapnya.
Selain dukungan finansial, pengerahan sarana dan prasarana dilakukan secara masif dengan melibatkan ratusan armada transportasi serta ribuan alat berat yang didatangkan dari berbagai penjuru Indonesia. Seskab memaparkan bahwa lebih dari 100 kapal, pesawat, dan helikopter telah dikerahkan, sementara alat berat dari Kementerian PU terus bekerja melakukan normalisasi.
“Ada alat berat dari PU mungkin totalnya sekitar seribu mungkin, diangkut dari manapun di Indonesia ini, diangkut ke sana,” ucapnya.
Pemerintah mengakui bahwa penanganan di wilayah yang sangat luas tersebut masih menghadapi tantangan dan belum sepenuhnya sempurna. Seskab Teddy mengajak seluruh elemen bangsa untuk berhenti berpolemik dan beralih fokus pada aksi nyata saling bahu-membahu guna membantu para korban.
“Apakah semuanya sudah dapat logistik? Apakah yang dilakukan sudah sempurna? Tentu belum. Makanya ayo kita sama-sama bahu membahu, saling dukung,” ajak Seskab.
Seskab meminta semua pihak untuk turut serta dalam membangkitkan semangat masyarakat yang sedang tertimpa musibah dengan menyebarkan pesan-pesan positif. Menurutnya, rasa optimisme warga sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan sosial.
“Kalau niat bantu, ayo sama-sama. Hibur warga, timbulkan optimisme, bikin ketawa, timbulkan senyum, timbulkan keyakinan," tuturnya.
"Sekali lagi, ayo kita saling bantu, saling jaga, saling dukung, sebarkan energi positif,” tutup Seskab Teddy dalam keterangannya. (J)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0