Respons Kritik Program Gratispol, Gubernur Rudy Mas’ud Janji Benahi Penyaluran Beasiswa
Penulis : Rein | Editor : Dewi
KARTANEWS.COM, KALTIM — Program Beasiswa Gratispol Pendidikan dinilai masih butuh perbaikan kata Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud. Ia merespons pertanyaan awak media terkait realisasi Program tersebut sepanjang tahun 2025.
Rudi menuturkan bahwa memang kuota sekitar 32.000 mahasiswa yang disiapkan tahun lalu, masih ada sebagian mahasiswa yang belum memperolehnya, karena berbagai kendala.
“Kami menerima seluruh kritik dan saran, dan akan segera melakukan pembenahan,” ucapnya.
Ia menambahkan, kemungkinan masih banyak yang salah pemaham terkait ketentuan syarat penerima, yakni anak-anak Kaltim atau minimal telah berdomisili di Kaltim selama tiga tahun. Selain itu, beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa reguler, bukan program eksekutif.
“Mungkin ada beberapa yang belum mendapatkan, ataupun mungkin yang salah persepsi,” ujarnya.
Dirinya menegaskan, Pemerintah Proviansi (Pemprov) Kaltim berkomitmen untuk terus mengelola Program Gratispol Pendidikan dengan tujuan semakin baik kedepannya. Begitu juga memberikan beasiswa kepada para guru serta dosen yang ingin melanjutkan pendidikan mereka
"Guru-guru juga kami utamakan. Jika gurunya hebat, maka kita akan dapat melahirkan siswa dan mahasiswa yang hebat pula," ungkapnya.
Gubernur menginginkan semua pemohon beasiswa mendapatkan pelayanan yang optimal, mengingat pada dasarnya pemerintah adalah pelayan publik.
Jika tahun lalu kuota disediakan untuk sekitar 32.000 penerima manfaat, tahun ini Gubernur bersama Wakilnya Seno Aji menyiapkan kuota beasiswa untuk 159.006 mahasiswa dengan anggaran mencapai Rp1,37 triliun.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0