Disperkim Berau Tergetkan Relokasi Korban Banjir Long Ayap Tuntas Lewat ABT 2026

Oleh: Rein

Feb 6, 2026 - 13:23
Feb 6, 2026 - 15:15
 0  8
Disperkim Berau Tergetkan Relokasi Korban Banjir Long Ayap Tuntas Lewat ABT 2026
Kantor Disperkim Berau (Kartanews.com)

KARTANEWS.COM, BERAU - Kelanjutan perkembangan rencana relokasi korban banjir warga Kampung Long Ayap Kecamatan Segah, Berau, bakal direalisasikan pada awal tahun 2026. 

Ketua Bidang Perumahan Dinas Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Berau, Juli Mahendra, menyampaikan saat ini perkerjaan yang dilakukan telah masuk dalam tahap pengukuran sebagai langkah awal pemetaan untuk menempatkan posisi rumah yang akan dibangun. 

Lahan tersebut, katanya, merupakan lahan hibah yang diberikan oleh masyarakat setempat untuk dijadikan pemukiman baru demi menghindari kejadian banjir besar tahun lalu yang bisa saja kembali melanda apabila terjadi curah hujan yang cukup tinggi. 

"Jumlah bangunan yang hanyut karena Banjir kemarin itu long ayap cukup signifikan, dibanding kampung lain," ucapnya pada Jumat (06/02/2026) 

Ia menuturkan bahwa untuk jumlah warga Long Ayap yang terdampak karena banjir besar pada tahun 2025 lalu, yakni 76 Kepala Keluarga (KK). Oleh karena itu, pihaknya bakal melakukan pembangunan pemukiman korban melalui dua tahap. 

"76 KK hanya tercover 37, sisanya 39 akan selesai di ABT 2026," jelasnya. 

Ia juga membeberkan, mengenai tipe rumah yang akan dibangun nanti, masyarakat diberikan rumah ukuran 3 x 6 dengan fasilitas dua kamar, ruang tamu, setu kamar mandi dan toilet. 

Kendati hanya ukuran sederhana yang diberikan, ia mengatakan bahwa masyarakat dapat merenovasinya, apabila menginginkan tipe yang lebih besar pasca menempati rumah tersebut. 

"Mereka bisa memperluas setelah menerima bantuan itu," ujarnya. 

Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa program relokasi korban banjir long Ayap tahun ini merupakan hal yang dinanti-nanti pemerintah daerah, sebab salah satu program yang selalu dipantau Bupati Berau secara khusus, mengingat ada keterkaitan antara program nasional yakni 3 juta rumah oleh Presiden RI 

"Ini pilot project Pemerintah Kabupaten Berau, jadi Bupati secara khusus memantau," tutupnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0