Asistensi Desa Bersinar dan IBM Perkuat Sinergi P4GN di Kabupaten Berau
KARTANEWS.COM, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba melalui kegiatan Asistensi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Tahun 2025, yang digelar di ruang rapat Sangalaki, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga dalam menghadapi persoalan narkoba yang dinilai semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan secara instan.
Asistensi tersebut melibatkan BNNP Provinsi Kalimantan Timur, BNK Berau, unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai elemen masyarakat.
“Permasalahan narkoba bukan persoalan sederhana dan tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, sehingga diperlukan sinergi yang kuat dan berkelanjutan antar lembaga serta dukungan aktif dari masyarakat,” ujar wakil bupati Berau, Gamalis dalam sambutannya.
Program Desa Bersinar dilaksanakan berdasarkan Peraturan BNN Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 yang menempatkan desa dan kelurahan sebagai garda terdepan dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Wabup Gamalis, menambahkan bahwa melalui pendekatan ini, masyarakat didorong untuk terlibat langsung dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Sementara itu, IBM difokuskan pada penanganan penyalahgunaan narkoba kategori ringan di tingkat lokal dengan prinsip partisipatif.
“IBM dirancang sebagai pendekatan dari, oleh, dan untuk masyarakat, sehingga upaya pencegahan dan pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Berau juga melaporkan sejumlah capaian P4GN. Di antaranya pencanangan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, serta pelaksanaan sosialisasi P4GN sebanyak tujuh kali di Kecamatan Biduk-Biduk, Batu Putih, Biatan, Tabalar, Pulau Derawan, Segah, dan Labanan Makmur dengan total peserta mencapai sekitar 700 orang.
Upaya deteksi dini turut menjadi bagian penting dari program tersebut. Tes urin juga telah dilaksanakan terhadap 230 karyawan perusahaan, 300 mahasiswa asal Berau yang menempuh pendidikan di Yogyakarta, Malang, dan Samarinda, serta 100 pelajar di Kabupaten Berau, dengan hasil seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
“Hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa langkah pencegahan dan edukasi yang dilakukan secara masif memberikan dampak positif, namun upaya pengawasan dan pembinaan tetap harus diperkuat,” terangnya.
Melalui Asistensi Desa Bersinar dan IBM, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan narkoba serta mewujudkan Kabupaten Berau sebagai wilayah yang aman dan bersih dari narkotika demi masa depan generasi muda. (AUNI)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0