Samarinda dan Balikpapan Masuk Kandidat Tuan Rumah Piala AFF U-16 2026, PSSI Lakukan Verifikasi Stadion

Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Rein

Feb 15, 2026 - 16:12
Feb 15, 2026 - 16:55
 0  19
Samarinda dan Balikpapan Masuk Kandidat Tuan Rumah Piala AFF U-16 2026, PSSI Lakukan Verifikasi Stadion
Stadion Segiri Samarinda: ANTARA FOTO

KARTANEWS.COM, SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu daerah yang dipertimbangkan sebagai lokasi penyelenggaraan Piala AFF U-16 2026. Sorotan publik mengarah ke provinsi ini setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan verifikasi langsung terhadap sejumlah stadion di Balikpapan dan Samarinda.

Kunjungan tim pusat PSSI dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur stadion dan fasilitas pendukung sesuai standar federasi.

Di Balikpapan, verifikasi mencakup Stadion Batakan, lapangan training center (TC) Batakan, serta Lapangan Bima Sakti Lanud. Sementara di Samarinda, tim meninjau Stadion Segiri, Stadion Palaran, Stadion Madya Sempaja Gelora Kadrie Oening, lapangan latihan luar Palaran, serta training ground Borneo FC.

Direktur Kompetisi Asprov PSSI Kalimantan Timur, Reza Katamsi, menyampaikan bahwa proses tersebut merupakan bagian dari tahapan penilaian kelayakan venue untuk ajang internasional usia muda.

“Kalau di Balikpapan yang sudah diverifikasi Stadion Batakan dan lapangan TC Batakan. Kalau Samarinda ada Stadion Madya Sempaja, Stadion Palaran, training ground, dan Segiri,” ujarnya, dilansir dari Tribun Kaltim, Minggu (15/2/2026).

Menurutnya, peluang Kaltim cukup terbuka mengingat stadion-stadion disana cukup aktif digunakan untuk kompetisi profesional dan terus mengalami peningkatan fasilitas infrastruktur.

Perwakilan tim verifikator PSSI, Surya Binanga, menjelaskan bahwa penilaian tidak terbatas pada stadion utama, melainkan juga mencakup sarana pendukung lainnya.

“Kami mendapat arahan dari pimpinan, termasuk Ketua Umum PSSI Pak Erick Thohir dan Sekjen Yunus Nusi, untuk melihat langsung stadion di Kalimantan Timur. Setelah Balikpapan, kami ke Samarinda, termasuk Segiri dan Palaran,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa proses evaluasi mengacu pada standar stadion yang ditetapkan federasi, termasuk regulasi AFC dan PSSI.

Adapun aspek yang diperiksa meliputi kualitas rumput lapangan, ruang ganti pemain, fasilitas pertandingan, lapangan latihan, hingga kesiapan hotel bagi tim dan ofisial.

“Bukan hanya stadion, tapi juga lapangan latihan dan hotel. Semua menjadi satu paket penilaian,” katanya.

Surya menambahkan, hasil verifikasi akan dilaporkan kepada pimpinan PSSI untuk menjadi dasar penentuan lokasi akhir. Ia juga menyebut bahwa federasi mendorong pemerataan penyelenggaraan turnamen internasional di luar Pulau Jawa.

“Hasil verifikasi akan kami laporkan, termasuk kelebihan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Harapannya, jika ada event internasional di sini, dampaknya bisa menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Piala AFF U-16 dijadwalkan berlangsung pada 11–13 April 2026, sedangkan Piala AFF U-19 pada 1–14 Juni 2026.

Apabila Kaltim terpilih, turnamen ini diperkirakan tidak hanya menjadi momentum pembinaan pemain muda nasional, tetapi juga peluang strategis untuk memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah ajang internasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Keputusan final mengenai kota penyelenggara masih menunggu pengumuman resmi dari PSSI dalam waktu mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0