Presiden Prabowo Tetapkan 10 Tokoh Pahlawan Nasional 2025, Berikut Daftar Profil Singkatnya

Nov 12, 2025 - 12:59
 0  5
Presiden Prabowo Tetapkan 10 Tokoh Pahlawan Nasional 2025, Berikut Daftar Profil Singkatnya
(YT/Sekretariat Presiden)

KARTANEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025 secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa. 

Penganugerahan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025).

Penetapan gelar tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki jasa luar biasa dalam perjuangan kemerdekaan, pembangunan, serta pengabdian terhadap bangsa dan negara di berbagai bidang, mulai dari politik, militer, hukum, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.

Adapun sepuluh tokoh yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025 adalah sebagai berikut:

1. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari Jawa Timur, Presiden RI ke-4 yang dikenal sebagai tokoh pluralisme dan demokrasi, serta pembela hak-hak minoritas dan kebebasan beragama.

2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto dari Jawa Tengah, Presiden RI ke-2 yang berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan, menegakkan stabilitas nasional, dan memimpin pembangunan ekonomi pada masa Orde Baru.

3. Marsinah, aktivis buruh asal Jawa Timur. Seorang Aktivis buruh perempuan dan simbol perjuangan sosial dan kemanusiaan. Perannya signifikan dalam menegakkan keadilan dan hak-hak pekerja buruh di Indonesia.

4. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja dari Jawa Barat, pakar hukum internasional dan diplomat ulung yang berjasa memperjuangkan konsep Wawasan Nusantara dalam hukum laut internasional sehingga memperkuat kedaulatan wilayah Indonesia.

5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah dari Sumatera Barat, pelopor pendidikan Islam modern bagi perempuan dan pendiri Diniyyah Puteri Padang Panjang yang berperan besar dalam memajukan pendidikan kaum wanita melalui pendidikan agama dan umum.

6. Jenderal TNI (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah, tokoh militer yang dikenal atas perannya dalam operasi penumpasan G30S/PKI serta ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer Nasional dan tokoh penting di masa perjuangan bersenjata.

7. Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat, pemimpin Kesultanan Bima yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan serta aktif memajukan pendidikan dan diplomasi demi memperkuat persatuan wilayah Indonesia Timur.

8. Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan dari Jawa Timur, ulama besar kharismatik dan guru dari banyak tokoh pendiri organisasi Islam, termasuk K.H. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

9. Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatera Utara, pemimpin Simalungun yang gigih memimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda dan mempertahankan kehormatan bangsanya di awal abad ke-20.

10. Sultan Zainal Abidin Syah dari Maluku Utara, Sultan Tidore yang berperan penting dalam diplomasi dan perjuangan mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua Barat, agar tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemerintah berharap penganugerahan gelar ini dapat memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme, serta menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa untuk terus berjuang demi Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat. (AUNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0