Instruksi Presiden Prabowo: Percepat Rehabilitasi Sumatra, Targetkan Sekolah Beroperasi 5 Januari

Dec 30, 2025 - 17:05
Dec 30, 2025 - 23:13
 0  7
Instruksi Presiden Prabowo: Percepat Rehabilitasi Sumatra, Targetkan Sekolah Beroperasi 5 Januari
(Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia)

KARTANEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga untuk mengerahkan segala daya upaya guna mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kabar terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah terdampak kini mulai bergeser dari fase tanggap darurat menuju fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan bahwa transisi ini bertujuan agar pemerintah daerah benar-benar siap melakukan pembangunan kembali secara permanen. Di Aceh, 7 daerah sudah memasuki masa transisi, sementara di Sumatera Utara terdapat 8 daerah, dan di Sumatera Barat sebanyak 10 kabupaten/kota telah memulai fase rehabilitasi.

“Bapak Presiden memerintahkan seluruh jajaran kementerian, lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah terus mengerahkan segala daya upaya untuk percepatan penanganan pascabencana. Ini adalah kunci utama kegotongroyongan untuk memulihkan Sumatra,” ujarnya di Halim Perdanakusuma, Senin (29/12/2025).

Pemerintah juga fokus pada pemulihan layanan dasar. Untuk daerah yang jaringan komunikasinya masih terputus, pemerintah telah menambah 280 unit Starlink guna menjamin kelancaran koordinasi. Di sektor kesehatan, hampir seluruh RSUD telah beroperasi kembali, dan dari 867 puskesmas terdampak, kini hanya tersisa delapan unit yang masih dalam tahap pemulihan.

Menjelang tahun ajaran baru pada 5 Januari 2026, sektor pendidikan menjadi prioritas utama. Meski ada sekitar 3.100 sekolah yang mengalami kerusakan berat, pemerintah menargetkan persiapan ruang kelas selesai pada 4 Januari mendatang.

“Target kita adalah pada tanggal 4 Januari sudah selesai. Namun, memang masih akan ada proses belajar mengajar yang dilakukan di tenda, yaitu sebanyak 54 sekolah,” jelasnya.

Selain pendidikan, pemulihan ekonomi melalui pasar tradisional juga menunjukkan progres signifikan, di mana hampir seluruh pasar di Sumatera Utara telah beroperasi kembali. Di sisi hunian, sebanyak 1.050 unit hunian sementara (huntara) telah mulai dibangun melalui kolaborasi antara BNPB, pemerintah daerah, serta Danantara bersama jajaran BUMN. Upaya masif ini diharapkan dapat segera mengembalikan stabilitas kehidupan masyarakat di wilayah pesisir Sumatra. (J)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0