Anggaran OPD Berau Dipotong Hingga 50 Persen, Bupati Instruksikan Efisiensi Total di Tahun 2026

Jan 5, 2026 - 20:18
Jan 9, 2026 - 16:25
 0  4
Anggaran OPD Berau Dipotong Hingga 50 Persen, Bupati Instruksikan Efisiensi Total di Tahun 2026
Sambutan Bupati Berau Pada Apel Senin Pagi (5/1/2026)

KARTANEWS.COM, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau secara resmi mengumumkan langkah efisiensi besar-besaran terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026. Dalam Apel Gabungan yang digelar Senin (05/01/2026), Bupati mengungkapkan bahwa anggaran di hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami pemangkasan yang sangat signifikan.

Bupati memaparkan bahwa pengurangan anggaran untuk setiap instansi mencapai angka 40 hingga 50 persen jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya dana bagi hasil yang selama ini menjadi penopang utama keuangan daerah.

"Saat ini, pengurangan yang ada hampir 50 persen di OPD, sehingga tidak ada lagi yang tidak bersalah. Perhatikan hal-hal yang prioritas dalam program-program yang ada," ungkapnya.

Dirinya meminta seluruh jajaran untuk beralih dari standar kerja yang serba mewah ke pola yang lebih efisien dan fungsional. Ia menginstruksikan agar anggaran yang terbatas hanya digunakan untuk program yang menyentuh langsung kepentingan publik dan bersifat mendesak. Contohnya, pembangunan fisik yang bersifat pelengkap seperti pagar sekolah diminta untuk ditunda guna memastikan proses belajar mengajar tetap menjadi prioritas utama.

Meskipun daerah sedang dihantam defisit anggaran, Bupati memastikan kebijakan perlindungan terhadap kesejahteraan pegawai tetap menjadi komitmen pemerintah. Ia menegaskan akan tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) demi menjaga semangat kerja para ASN maupun tenaga honorer.

"Di tengah defisit anggaran, saya tetap memilih mempertahankan TPP para ASN yang ada di Kabupaten ini sebagai bentuk perlindungan saya," tuturnya.

Sri juga mendorong setiap Kepala OPD untuk lebih kreatif dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini belum tergarap maksimal. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan bisa menjadi tumpuan baru agar daerah tidak terus-menerus bergantung pada dana transfer pusat yang fluktuatif. Ia meyakini dengan standar anggaran minimalis sekalipun, kualitas kegiatan tetap bisa terjaga jika dikelola dengan tingkat profesionalisme yang tinggi.

Sebagai langkah konkret, Bupati akan segera menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh Kepala OPD untuk membahas strategi pelaksanaan APBD 2026 dalam waktu dekat. Ia ingin memastikan bahwa meskipun dengan anggaran yang terbatas, capaian pembangunan tetap memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Berau.

"Mari kita bersama-sama memaksimalkan anggaran yang ada dengan sebaik-baiknya demi pengabdian kepada negara," pungkasnya. (J)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0