Dinkes Berau Dorong Peningkatan Spesialis Lewat Beasiswa LPDP di Kampus Ternama

Jan 15, 2026 - 19:52
 0  8
Dinkes Berau Dorong Peningkatan Spesialis Lewat Beasiswa LPDP di Kampus Ternama
Kantor Dinas Kesehatan Berau

KARTANEWS.COM, BERAU – Angin segar berembus bagi para tenaga medis di Kabupaten Berau, khususnya dokter umum yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kementerian Keuangan kembali membuka pintu lebar melalui program beasiswa LPDP khusus dokter spesialis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie mengungkapkan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dokter ahli di daerah. Penerima beasiswa diberikan fleksibilitas untuk menempuh studi di deretan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi di Indonesia.

“Program ini memberikan peluang besar bagi dokter kita untuk memilih universitas terbaik. Saat ini, para penerima beasiswa sudah tersebar di berbagai kampus ternama, terutama di Pulau Jawa dan Sulawesi,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Meski program dokter spesialis tengah digalakkan, ia menegaskan bahwa fokus pelayanan kesehatan di tingkat dasar tidak akan terabaikan. Dinkes Berau tetap menempatkan dokter umum sebagai pilar utama di tingkat Puskesmas.

Sedangkan bagi dokter yang telah lulus spesialis maupun subspesialis, nantinya akan diarahkan untuk memperkuat unit Rumah Sakit Rujukan guna menangani kasus kesehatan yang lebih kompleks.

Dirinya juga menepis kekhawatiran masyarakat terkait potensi kekurangan tenaga medis saat para dokter mengambil studi lanjut. Ia memastikan mekanisme pendidikan ini telah diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu pelayanan publik.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kebanyakan yang mengajukan spesialis adalah dokter umum, dan prosedurnya memastikan tidak ada kaitan dengan pasien yang ditinggalkan. Pelayanan tetap berjalan aman,” tegasnya.

Selain beasiswa, pemerintah juga memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi untuk penugasan khusus tenaga medis di wilayah luar perkotaan, seperti Kecamatan Talisayan.

Koordinasi lintas sektor dianggap sangat penting mengingat tantangan kesehatan di daerah tidak bisa hanya ditangani dalam skala kabupaten semata.

“Permasalahan kesehatan membutuhkan kerja sama yang kuat antara daerah dan pusat. Kami terus berupaya agar distribusi tenaga medis, baik umum maupun spesialis, merata hingga ke pelosok Berau,” tutupnya. (Sigit)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0