Warga Pesisir Berau dan Balikpapan Wajib Waspada! Fenomena Pasang Laut 'Raksasa' Mengancam Sepekan ke Depan

Penulis: Rein | Editor: Dewi

Feb 22, 2026 - 22:58
 0  1
Warga Pesisir Berau dan Balikpapan Wajib Waspada! Fenomena Pasang Laut 'Raksasa' Mengancam Sepekan ke Depan
Poto wilayah pesisir Kaltim di Berau (dok.Istimewa)

KARTANEWS.COM, KALTIM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprediksi wilayah pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi mengalami pasang laut dengan ketinggian hingga 2,8 meter pada periode 21–28 Februari 2026.

Dengan adanya prediksi tersebut, warga yang bermukim di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan gangguan aktivitas.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, menyampaikan fenomena pasang laut bakal menghambat berbagai aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Pasang laut dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan bongkar muat di pelabuhan, serta berpotensi menyebabkan genangan atau banjir rob di kawasan pesisir. Karena itu, langkah antisipasi sangat diperlukan,” ucapnya Sabtu 21 Februari 2026.

Perkiraan BMKG, sejumlah wilayah pesisir Kaltim mengalami pasang yang cukup tinggi. Ini merujuk pada data BMKG yang menunjukan 4 wilayah paling potesial terkenal pasang laut tersebut.

Diantaranya yaitu, Balikpapan : Pasang tertinggi diperkirakan mencapai 2,7 meter pada 22 Februari 2026 pukul 09.00 WITA. Surut terendah sekitar 0,2 meter pada 22 Februari 2026 pukul 02.00 WITA.

Teluk Sangkulirang: Pasang tertinggi diprakirakan 2,7 meter pada 22 Februari 2026 pukul 09.00 WITA. Surut terendah sekitar 0,1 meter pada 21 Februari 2026 pukul 02.00 WITA.

Muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi): Pasang tertinggi diprediksi 2,6 meter pada 21 Februari 2026 pukul 09.00 WITA. Surut terendah sekitar 0,2 meter pada hari yang sama pukul 02.00 WITA.

Muara Sungai Berau: Pasang tertinggi diprakirakan mencapai 2,8 meter pada 21 Februari 2026 pukul 11.00 WITA. Surut terendah sekitar 0,1 meter pada 21 Februari 2026 pukul 17.00 WITA.

BMKG menimbau masyarakat aktif dalam memantau pembaruan informasi cuaca dan pasang surut. Sehingga dapat mengantisipasi apabila terjadi situasi demikian.

Warga pesisir diharapkan tetap tenang, namun waspada menghadapi potensi dampak yang bisa terjadi sewaktu-waktu.(*)



What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0