Sakaraska Festival 2026 Hidupkan Semangat Inovasi dan Kolaborasi Alumni AS di Samarinda

Penulis: Mursyidah Auni | Editor: Dewi

Feb 24, 2026 - 12:29
Feb 24, 2026 - 16:11
 0  7
Sakaraska Festival 2026 Hidupkan Semangat Inovasi dan Kolaborasi Alumni AS di Samarinda
Alumni AS-Kalimantan pada Sakaraska Festival 2026

KARTANEWS.COM, SAMARINDA – Semangat inovasi, keamanan, dan kewirausahaan yang telah berkembang selama 250 tahun di Amerika Serikat digaungkan dalam Sakaraska Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Alumni AS Network (AAN) wilayah Kalimantan ini berlangsung meriah dengan dihadiri hampir 300 pengunjung dari beragam latar belakang.

Mengusung tema “Celebrating 250 Years of Innovation, Security, and Entrepreneurship in the United States through the Role of Alumni in Strengthening Community Engagement in Indonesia”, festival ini berhasil menjadi ruang temu antara alumni program Amerika Serikat, komunitas kreatif, pelajar, akademisi, hingga pelaku usaha lokal.

Tim Sakaraska (Sampan Karsa Alumni AS-Kalimantan) yang terdiri dari Theo Nugraha, Ario Maulana, Chairunnisa, Misbahul Aslam, Rahman Putra, dan Sukarti menjadi motor penggerak terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kolaborasi juga terbangun dengan dukungan U.S. Embassy Jakarta, jaringan alumni Amerika Serikat di berbagai daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Samarinda, serta sejumlah institusi pendidikan dan komunitas kreatif.

Kegiatan dimulai dengan sambutan serta pengenalan sektor ekonomi kreatif oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Kota Samarinda, Agnes Gering Belawing, SP dengan memaparkan strategi penguatan ekosistem ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

Salah satu agenda utama adalah workshop dan talkshow yang menghadirkan Dwie Arum Meynina, BA (Hons). Sesi ini mendapat perhatian besar dari peserta karena membahas pengembangan kapasitas generasi muda dalam kewirausahaan dan kepemimpinan berbasis pengalaman global.

Beragam aktivitas interaktif turut memeriahkan festival ini. EducationUSA Samarinda menghadirkan permainan edukatif bertema sejarah dan budaya Amerika Serikat. Sementara itu, PERAK SMART mengajak peserta mengikuti permainan rakyat dan olahraga tradisional yang sarat nilai kebersamaan. 

Forum diskusi dan presentasi dari Yayasan Suara Rimba, KEPO Kutai, serta perwakilan Universitas Mulawarman juga ikut serta menjadi wadah pertukaran gagasan lintas sektor dan lintas negara.

Zona ekonomi kreatif juga menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah pelaku usaha lokal memamerkan produk unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Kehadiran berbagai komunitas dan asosiasi jasa boga turut memperkuat promosi potensi ekonomi lokal Samarinda dan Kalimantan Timur.

“Suasana festival sangat meriah, dengan penonton yang datang dari berbagai latar dan bidang di kota Samarinda. Sakaraska Festival 2026 berhasil menjadi ajang promosi inovasi dan kreativitas, serta memperkuat hubungan antara masyarakat dan alumni AS-Kalimantan,” ungkap Theo Nugraha dalam keterangan tertulis, mewakili panitia, Selasa (24/2/2026).

Memasuki agenda malam, rangkaian acara dibuka dengan sambutan Ketua Proyek Sakaraska Theo Nugraha, perwakilan Alumni AS Network, serta mitra lokal. Perwakilan Kedutaan Besar atau Konsulat Amerika Serikat yang menjelaskan perjalanan 250 tahun inovasi, keamanan, dan kewirausahaan di Negeri Paman Sam serta relevansinya bagi penguatan komunitas di Indonesia.

Peresmian festival dilakukan oleh Wakil Ketua TP PKK Kota Samarinda, Elly Luchritia Nova Saefuddin Zuhri, dan saat yang sama, Tim Sakaraska meluncurkan program Learning Management System (LMS), sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung pengelolaan pembelajaran daring dan kolaborasi berkelanjutan antaranggota komunitas.

Nuansa pertukaran budaya semakin terasa melalui penampilan musik dan tari. Grup Next Door to the Blues membawakan musik blues, Rizal Ramdani tampil dengan genre hip hop, sementara Octhavianie Jessyca Putri menampilkan Tari Kancet Lasan. 

Sanggar Pesona 22 dari SMP Negeri 22 Samarinda turut mempersembahkan tarian daerah Kalimantan yang memukau penonton.

Didukung berbagai mitra lokal, komunitas pendidikan, organisasi kepemudaan, serta sejumlah media partner, Sakaraska Festival 2026 tidak hanya menjadi perayaan kolaborasi alumni, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat jejaring, mempromosikan kreativitas, dan membangun keterlibatan masyarakat.

Melalui festival ini, Alumni AS-Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi kreatif, serta diplomasi masyarakat berbasis kolaborasi lintas budaya di Kalimantan Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0