​Isi Libur Panjang, Pengunjung IKN Serbu Workshop Membatik dari Mangrove dan Ketapang

May 16, 2026
​Isi Libur Panjang, Pengunjung IKN Serbu Workshop Membatik dari Mangrove dan Ketapang
Kegiatan Fun Day membatik di IKN

​KARTANEWS.COM, NUSANTARA— Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menghadirkan workshop membatik dengan pewarna alami sebagai bagian dari rangkaian kegiatan IKN Fun Day dalam momentum libur Kenaikan Isa Almasih.

Kegiatan workshop tersebut berlangsung pada Kamis-Jumat, 14-15 Mei 2026 pukul 10.00-16.00 WITA di kawasan Sentra Massa IKN dan terbuka gratis untuk umum tanpa pendaftaran.

​Workshop tersebut, mengajak pengunjung mengenal teknik membatik sederhana dengan metode shibori atau tie-dye menggunakan pewarna alami dari tanaman khas Kalimantan, seperti mangrove dan ketapang.

Seluruh alat dan bahan telah disediakan panitia, dan hasil karya peserta dapat dibawa pulang secara cuma-cuma.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN sekaligus Ketua Panitia Pelayanan Kunjungan Masyarakat periode libur Kenaikan Isa Almasih 2026, Myrna A. Safitri, menyatakan bahwa kegiatan dirancang agar pengunjung tidak hanya menikmati kawasan fisik IKN, tetapi juga terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan sekaligus edukatif.

“Melalui workshop membatik ini, masyarakat dapat mengenal bagaimana tanaman di hutan IKN dimanfaatkan sebagai pewarna tekstil alami. Batik merupakan medium untuk mengekspresikan kebudayaan, termasuk memperkenalkan ragam hias khas wilayah IKN,” ujar Myrna di Sentra Massa IKN.

​Dalam proses pewarnaan, bahan ketapang direbus untuk menghasilkan warna alami. Sementara itu, bagian mangrove yang digunakan dapat berupa propagul, kulit, maupun daun yang telah digeprek agar sarinya keluar maksimal.

Variasi warna eksotis dihasilkan melalui proses fiksasi menggunakan kapur, tawas, dan tunjung yang memunculkan warna merah bata, pink, biru tua, hingga kecokelatan.

​Menurut Myrna, batik khas IKN memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari sisi pelestarian budaya maupun penguatan ekonomi kreatif (ekraf). Dengan meningkatnya gelombang pengunjung ke IKN, kebutuhan akan suvenir khas daerah dinilai makin terbuka lebar.

“Kaos mungkin sudah banyak, tetapi batik khas IKN masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat lokal,” katanya.

​Ia menambahkan, Otorita IKN terus berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai program pelatihan berkelanjutan agar mampu menghasilkan produk batik dan wastra berkualitas yang memiliki daya saing pasar lebih luas.

Selain workshop membatik, agenda IKN Fun Day juga menghadirkan berbagai aktivitas ramah keluarga dan lintas usia lainnya, seperti Sesi mendongeng cerita rakyat, Mewarnai satwa liar dilindungi, Permainan tradisional nusantara dan area bermain catur, Aksi penanaman pohon bersama.

​Rangkaian perhelatan IKN Fun Day ini dijadwalkan berlangsung penuh selama 14-17 Mei 2026.

​“Harapannya, Sentra Massa dapat menjadi pusat aktivitas yang menyenangkan bagi pengunjung. Kami ingin IKN menjadi ruang publik yang ramah keluarga, ramah gender, dan ramah usia,” tutupnya. (Rein/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0