Ekspor Kaltim Sentuh US$1,82 Miliar, Impor Malah Terjun Bebas 63 Persen

Jul 10, 2026
Ekspor Kaltim Sentuh US$1,82 Miliar, Impor Malah Terjun Bebas 63 Persen
Poto : Ilustrasi

KARTANEWS.COM, KALTIM— Kinerja perdagangan luar negeri Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat tren kontras pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan nilai ekspor Bumi Etam berhasil menguat 2,89% dibandingkan bulan sebelumnya (ke angka US$ 1,82 miliar). Sebaliknya, nilai impor justru merosot tajam hingga 63% menjadi hanya US$ 310,68 juta

​Kepala Kepala BPS Kaltim, Mas'ud Rifai, menyebutkan bahwa pergerakan yang bertolak belakang ini mempertegas dinamika perekonomian Kaltim yang masih sangat bergantung pada permintaan komoditas sumber daya alam (SDA)

Gas Gas Alam Kembali Bergeliat, Dongkrak Surplus Perdagangan

Salah satu pemicu utama melesatnya kinerja ekspor kali ini adalah sektor migas yang tumbuh pesat 35,47% ke angka US$ 136,82 juta. Lonjakan ini didorong oleh kembali aktifnya keran ekspor gas alam senilai US68,09 juta, setelah pada bulan April sempat nihil.

“Untuk ekspor nonmigas juga mulai naik 0,92 persen menjadi US1.688,60 juta. Golongan bahan bakar mineral masih menjadi pasokan utama motor setelah mencatatkan kenaikan US134,44 juta (naik 10,94 persen) dari bulan lalu,” jelas Mas'ud dalam rilis resminya dikuti via Bisnis.com

​Berkat rapor hijau ekspor ini, neraca perdagangan Kaltim pada Mei 2026 kembali mengamankan surplus besar senilai US$1,51 miliar. Sektor nonmigas menjadi penyumbang surplus terbesar (US1,62 miliar), sementara sektor migas masih mencatatkan defisit tipis sebesar US$ 104,13 juta.

​Penurunan drastis pada pos impor Kaltim dikomandoi oleh sektor migas yang ambles hingga 67,91% (menjadi US$240,95 juta). Biang keroknya adalah penurunan impor minyak mentah yang merosot hingga 85,81% dibandingkan April 2026.

Sektor nonmigas pun ikut membaik dengan koreksi sebesar 21,65% menjadi US$ 69,73 juta, di mana impor golongan mesin dan peralatan mekanis mengalami penyusutan terdalam senilai US$ 8,01 juta.

​Tiongkok-Jepang Jadi Magnet Ekspor, Balikpapan Tetap Jadi Pintu Utama
​Tiongkok masih kokoh mempertahankan posisinya sebagai mitra dagang terbesar ekspor nonmigas Kaltim dengan pertumbuhan transaksi 23,78%, disusul oleh pasar Jepang yang melonjak tajam hingga 42,45%.

​Sementara itu, Pelabuhan Balikpapan kembali membuktikan dirinya sebagai urat nadi logistik utama di Kaltim mengendalikan dengan arus ekspor senilai US$ 449,78 juta dan arus impor senilai US$ 243,48 juta.

​Secara kumulatif (Januari—Mei 2026), total ekspor Kaltim menyentuh US$ 8,37 miliar atau terkoreksi tipis 0,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, secara agregat neraca perdagangan kumulatif Kaltim masih sangat sehat dengan membukukan total surplus senilai US$ 5,61 miliar. (Rein/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0