Wagub Kaltim: Konservasi Penyu Jadi Magnet Baru Wisata Kepulauan Derawan
KARTANEWS.COM, BERAU – Keindahan alam bawah laut dan kesiapan infrastruktur di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, dinilai sudah menjadi modal kuat untuk menarik minat wisatawan. Namun, untuk mendongkrak kinerja pariwisata secara berkelanjutan, pelestarian satwa endemik seperti penyu harus diperkuat sebagai magnet daya tarik utama.
Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat melakukan aksi simbolis lepasnya tukik (anak penyu) di Pantai Pulau Derawan Wakil bersama Bupati Berau Gamalis. Kegiatan tersebut menjadi penanda komitmen bersama dalam menjaga ekosistem laut di tengah pesatnya industri pariwisata daerah.
”Wisata di Kepulauan Derawan sudah unggul karena didukung infrastruktur dan alam yang indah. Kini tinggal menambah daya tarik lain yang mempesona, seperti pelestarian penyu, untuk meningkatkan kunjungan,” ujar Seno, Selasa (7/7/2026).
Penguatan ini dinilai momentumnya sangat tepat mengingat tren kunjungan ke Bumi Batiwakkal sedang melonjak tajam. Data Pemerintah Kabupaten Berau mencatat total kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 menembus angka 782.266 orang.
Angka ini mencerminkan signifikan sebesar 40 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di angka 557.214 wisatawan. Khusus untuk Pulau Derawan sendiri, destinasi ini berhasil menyedot sekitar 92.000 wisatawan domestik maupun mancanegara selama tahun 2025.
Memasuki tahun 2026, tren positif ini terus berlanjut. Sepanjang periode Januari hingga April 2026, Kabupaten Berau telah mengantongi 201.852 kunjungan.
Sebagian besar wisatawan fokus pada wisata bahari andalan seperti Derawan dan Maratua. Bahkan, pada momentum libur Idul Fitri 2026, Pulau Derawan terpantau padat dengan menyambut 8.054 pengunjung.
Seno Aji mengingatkan bahwa pengembangan destinasi unggulan seperti Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua tidak boleh membuat kelestarian lingkungan terabaikan. Baginya, peningkatan pelayanan dan perlindungan habitat satwa adalah kunci utama menciptakan ekosistem pariwisata masa depan.
“Keberhasilan pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi. Sektor pariwisata menjadi alternatif yang kuat sebagai penggerak ekonomi daerah, khususnya bagi Kabupaten Berau,” tutupnya (Rein/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0