Longsor di Bantaran Sungai Kampung Tumbuh Melayu, Puluhan Rumah Warga Terancam
KARTANEWS.COM, BERAU – Bencana longsor dan abrasi di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Sambaliung, nyaris meruntuhkan rumah warga yang bermukim di bantaran sungai tersebut. Peristiwa yang diperkirakan terjadi pada Minggu (31/5) pagi itu, mengakibatkan akses jalan antar-RT terancam terputus total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) melaporkan bahwa longsoran yang terjadi cukup masif.
Pengikisan tanah oleh arus sungai yang deras membuat bentang longsoran mencapai kurang lebih 200 meter.
"Selain memakan badan jalan penghubung antara RT 01 dan RT 02, abrasi ini juga mengancam pemukiman warga. Tercatat ada dua unit rumah yang dihuni oleh 3 Kepala Keluarga dengan total 10 jiwa kini dalam kondisi terancam," tulis laporan resmi TRC-PB BPBD Berau, Senin (1/6).
Bukan hanya rumah dan jalan utama kampung, longsor juga merusak lahan perkebunan milik warga setempat serta beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di sekitar lokasi kejadian.
Merespons laporan tersebut, Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, bersama Tim TRC turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring visual, pemetaan koordinat, serta pendataan awal terhadap warga yang terdampak.
"Langkah awal yang kami lakukan adalah melakukan kaji cepat dan monitoring di titik koordinat terdampak. Pendataan ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan penanganan darurat lebih lanjut oleh pimpinan," jelas perwakilan tim di lapangan.
Pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga yang berada di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif dan potensi pergeseran tanah susulan yang masih bisa terjadi. (Rein/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0