Disbudpar Berau Wacanakan Sekolah Dianjurkan Rutin Mengunjungi Musim Demi Mendukung Pelajaran Sejarah

Jul 6, 2026
Disbudpar Berau Wacanakan Sekolah Dianjurkan Rutin Mengunjungi Musim Demi Mendukung Pelajaran Sejarah
Museum Batiwakkal

KARTANEWS.COM, BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau terus bergerak aktif dalam menjaga kearifan lokal di kalangan generasi muda.

Guna mendongkrak literasi budaya para pelajar di Bumi Batiwakkal, Disbudpar menggalakkan gerakan belajar luar kelas dengan mengoptimalkan kunjungan ke sejumlah situs bersejarah di daerah tersebut.

​Langkah strategis ini difokuskan pada dua destinasi cagar budaya utama, yakni Museum Batiwakkal Kesultanan Gunung Tabur dan Keraton Kesultanan Sambaliung. 

Kedua situs ini dipilih karena menyimpan rekam jejak penting serta bukti autentik dari sejarah panjang pembentukan Kabupaten Berau yang wajib diketahui oleh generasi penerus.

​Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, mengungkapkan bahwa pemanfaatan museum sebagai sarana edukasi seni dan budaya bagi kalangan pelajar sejauh ini masih minim dan belum berjalan optimal. 

Menyadari hal tersebut, pihaknya berkomitmen untuk menjalin koordinasi erat dengan pihak sekolah di seluruh wilayah Berau.

​Guna memastikan efektivitasnya, Disbudpar mendorong agar agenda kunjungan ke museum tidak sekadar menjadi kegiatan wisata biasa, melainkan diintegrasikan langsung ke dalam mata pelajaran yang relevan. Di antaranya adalah pelajaran Sejarah, Seni Budaya, serta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

​"Kami akan mengimbau para pelajar melalui kepala sekolah agar mereka berkunjung ke museum untuk belajar seni dan budaya. Teknis pelaksanaannya nanti akan dikoordinir langsung oleh pihak sekolah secara berkala pada jam pelajaran tertentu," jelasnya pada Senin (6/7/2026).

​Melalui inovasi pembelajaran ini, Yudha berharap kegiatan berkunjung ke museum dapat bertransformasi menjadi bagian integral dari sistem akademik siswa. 

Langkah konkrit ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan angka kunjungan ke museum daerah, tetapi juga memantik rasa cinta, kepemilikan, dan kebanggaan yang mendalam di hati generasi muda terhadap kekayaan budaya asli Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung sejak usia dini. (REIN/daa) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0