Kaltim Kind Gelar Bakti Sosial di Rumah Singgah Kanker Samarinda, Hadirkan Kelas Membatik dan Dukungan Psikologis bagi Penyintas

Jun 27, 2026
Kaltim Kind Gelar Bakti Sosial di Rumah Singgah Kanker Samarinda, Hadirkan Kelas Membatik dan Dukungan Psikologis bagi Penyintas
Kaltim kind menggelar kegiatan bakti sosial (Dok: Irla/KN)

KARTANEWS.COM, SAMARINDA – Komunitas Kaltim Kind kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar kegiatan bakti sosial di Yayasan Rumah Singgah Kanker Samarinda, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas yang bertujuan memberikan dukungan moral dan psikologis kepada para penyuntas kanker, mulai dari kelas membatik, berbagi bunga, hingga sesi berbagi bersama psikologi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata gerakan sosial Kaltim Kind yang berupaya menghadirkan semangat baru bagi para penyuntas kanker yang tengah menjalani pengobatan maupun proses pemulihan.

Tidak hanya memberikan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pasien untuk saling menguatkan dan merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi perjuangan melawan penyakit.

Dalam pelaksanaannya, Kaltim Kind menggandeng berbagai pihak. Komunitas tersebut berkolaborasi dengan Komunitas Kanker Kota Samarinda, Brave Florist yang memberikan bunga sebagai simbol harapan dan kasih sayang, seniman lokal Ihsanul yang memandu kelas membatik, serta psikolog Aulia yang memberikan pendampingan psikologis kepada para peserta.

Perwakilan Kaltim Kind, Hanna Pertiwi, mengatakan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen komunitas untuk membantu lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan sosial dan emosional.

"Jadi gerakan yang mana kita ingin membantu banyak teman-teman, khususnya yang di Samarinda. Hari ini kita di Rumah Singgah Kanker Kota Samarinda. Kita berkolaborasi dengan Komunitas Kanker Kota Samarinda. Di sini juga ada teman-teman dari Brave Florist yang memberikan bunga, kemudian ada kegiatan membatik bersama Ihsanul, salah satu seniman di Samarinda, dan juga kita berkolaborasi dengan psikolog, Bu Aulia," ujar Hanna.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda bakti sosial biasa, melainkan bentuk kepedulian agar masyarakat lebih peka terhadap keberadaan para penyintas kanker yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Hanna menuturkan bahwa semangat kebersamaan menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat semakin menyadari bahwa penyintas kanker merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat yang layak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan.

"Hari ini di belakang kita lagi membatik dan nanti kita bakal sharing sama psikolog. Semoga dari gerakan ini kita bisa membuka mata kita bahwa banyak sekali teman-teman kita yang butuh bantuan kita dan ini kita saling menguatkan bahwa penyintas kanker tidak sendiri. Penyintas kanker punya kita semua, tidak ada satu pun penyintas kanker yang dikucilkan karena mereka juga bagian dari kita, saudara kita juga," katanya.

Kelas membatik menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian para peserta. Aktivitas tersebut tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga memberikan efek relaksasi yang mampu membantu mengurangi stres dan kecemasan yang kerap dialami pasien selama menjalani pengobatan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, di mana para penyintas, pendamping, relawan, hingga komunitas yang hadir saling berinteraksi dan berbagi cerita.

Sementara itu, pengelola Rumah Singgah Kanker Kota Samarinda, Astriping, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut telah berdiri selama sembilan tahun dan terus menjadi tempat persinggahan bagi pasien kanker yang menjalani pengobatan di Samarinda.

Saat ini, kata dia, terdapat 12 pasien yang menempati rumah singgah tersebut dengan didampingi 12 anggota keluarga atau pendamping, sehingga total penghuni mencapai 24 orang.

Ia berharap rumah singgah tersebut ke depan mampu berkembang menjadi rumah singgah kanker yang berbasis pelayanan paliatif kesehatan keluarga, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi pasien, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan, pendampingan, dan penguatan bagi seluruh anggota keluarga pasien.

Menurut Astriping, dukungan dari berbagai komunitas seperti Kaltim Kind menjadi energi baru bagi para penghuni rumah singgah. Kehadiran para relawan dinilai mampu memberikan semangat serta mengurangi beban psikologis yang dirasakan pasien maupun keluarganya.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Samarinda, Irma Suryani, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Kaltim Kind. Ia menilai komunitas tersebut berhasil menghadirkan semangat gotong royong di kalangan anak muda melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Menurut Irma, Kaltim Kind merupakan kumpulan anak muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama, khususnya kepada para penyunting kanker. Bahkan komunitas-komunitas tersebut tidak hanya bergerak sendiri, tetapi juga mampu mengajak komunitas lain untuk ikut berkolaborasi dalam aksi-aksi sosial.

Ia berharap semakin banyak organisasi kepemudaan maupun komunitas di Samarinda yang terinspirasi untuk melakukan kegiatan serupa. Menurutnya, kepedulian terhadap penyuluhan kanker tidak harus diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga melalui perhatian, pendampingan, dan kehadiran yang mampu memberikan semangat bagi mereka yang sedang berjuang.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Kaltim Kind ingin menegaskan bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara komunitas, seniman, psikolog, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap penyuntas kanker merupakan tanggung jawab bersama.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, penuh empati, serta memberikan harapan bagi setiap penyunting kanker dan keluarganya,” tutupnya.(Rdk) 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0