Peringati Harganas, Gubernur Kaltim Tegaskan Peran Vital Ayah dalam Keluarga dan Penanganan Stunting
KARTANEWS.COM, BERAU — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, pentingnya pentingnya ketahanan keluarga dan peran aktif seorang ayah dalam pembentukan karakter anak serta pencegahan stunting di Kalimantan Timur. Hal tersebut ia sampaikan dalam Perayaan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat provinsi yang diselenggarakan di Kabupaten Berau.
Dia menilai tema Harganas tahun ini yang mengangkat pentingnya kehadiran sosok ayah dalam keluarga adalah hal krusial. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab seorang ayah tidak hanya sebatas memberikan nafkah finansial, melainkan hadir secara utuh sebagai teladan dan pendamping tumbuh kembang anak.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan uang jajan, tetapi lebih dari itu, mereka membutuhkan kehadiran seorang ayah—nasihat, perhatian, serta waktu bersama,” ujar Rudy,(23/07/2026)
Rudy menyampaikan, tiga pilar utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kaltim saat ini, antara lain adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Dalam sektor kesehatan, ia mendorong sinergi lintas sektor untuk menekan angka stunting melalui penyediaan gizi anak dan peningkatan konsumsi ikan. Pemprov Kaltim bersama dinas terkait dan BKKBN berkomitmen menghadirkan program-program pangan terjangkau, seperti pasar murah dan distribusi protein ikan hingga ke pelosok daerah.
Selain itu, Rudy menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas pelayanan publik, termasuk operasional rumah sakit di daerah dan penyelesaian infrastruktur jalan serta jembatan penghubung, seperti akses jalan Kelay-Kutai Timur yang dapat mendukung lancarnya distribusi pangan dan akses kesehatan masyarakat
Dia juga mengingatkan tantangan pengasuhan anak di era digital. Ia mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang hangat di dalam rumah dan tidak mengabaikan kebersamaan akibat kesibukan gawai (gadget).
Menurutnya, gadget adalah salah satu sumber masalah bagi orang tua dalam menyatukan masa kini di keluarga. Apabila tidak digunakan secara bijak, maka keharmonisan antara anak dan orang tua akan memudar
“Keluarga yang kuat lahir dari komunikasi yang baik.Rumah adalah sekolah pertama bagi anak-anak kita untuk belajar kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab demi menyongsong generasi emas Indonesia 2045,” tutupnya.(Rein)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0