​Gandeng Universitas Muhammadiyah, Pemkab Berau Geber Penguatan SDM BUMK

Jul 16, 2026
​Gandeng Universitas Muhammadiyah, Pemkab Berau Geber Penguatan SDM BUMK
foto bersama Pemkab Berau dengan Universitas Muhammadiyah dalam agenda Pelatihan SDM BUMK (Kartanews)

KARTANEWS.COM, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menggelar forum pelatihan penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam pelatihan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM dalam mengelola BUMK yang tersebar di setiap kampung di Bumi Batiwakkal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyampaikan bahwa sejak tahun 2017 hingga 2025, pemerintah daerah telah gencar melakukan pembinaan terhadap aparatur kampung yang mengelola BUMK. Oleh karena itu, Said menekankan bahwa saat ini setiap kampung harus menunjukkan perkembangan yang nyata dalam menghidupkan unit usahanya.

"Dari tahun 2017 hingga 2025, sudah banyak sekali pemerintah daerah melakukan pembinaan terhadap tata kelola BUMK dan sumber daya manusia. Kami berharap kali ini hasilnya bisa terlihat nyata," ujarnya saat memberikan sambutan, Kamis (16/07/2026).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan Universitas Muhammadiyah Berau sangat krusial. Melalui kemitraan ini, pemerintah kampung dapat berkonsultasi langsung mengenai pengembangan bisnis yang relevan dengan potensi masing-masing wilayah.

Said menilai, Universitas Muhammadiyah memiliki rekam jejak yang solid dalam pengelolaan bisnis. Kemitraan ini diharapkan dapat memberikan banyak saran, masukan, serta data hasil analisis yang mampu mempercepat perkembangan BUMK.

"Kami melibatkan Universitas Muhammadiyah agar pengelola BUMK bisa berkonsultasi mengenai bisnis apa yang paling cocok dikembangkan di kampung mereka," imbuhnya.

Tak hanya fokus pada unit usaha baru, Sekda juga mengingatkan perihal aset kampung yang selama ini belum terkelola dengan maksimal agar segera difungsikan. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka ruang bagi kampung dalam meraup pendapatan yang lebih besar.

"Aset-aset yang ada harus segera difungsikan untuk menambah pendapatan BUMK. Misalnya, jika ada lahan kampung yang kosong, silakan diinvestasikan agar memberikan hasil," pungkasnya. (adv/REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0