Lima Hari Penyisiran Tanpa Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup
KARTANEWS.COM, KUKAR– Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Berau, Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, akhirnya resmi dihentikan.
Tim SAR Gabungan memutuskan menutup operasi pencarian pada hari kelima setelah evaluasi bersama pihak keluarga dan seluruh unsur yang terlibat tidak menghasilkan hasil. Keputusan berat tersebut diambil mengingat penyusiran intensif seluas 587 mil lautkuantitas telah dilakukan secara maksimal.
"Setelah lima hari pencarian maksimal tanpa adanya tanda-tanda keberadaan korban, kami bersama pihak keluarga dan seluruh elemen SAR menyepakat untuk menutup operasi ini," Tulis Keterangan Tim SAR.
Insiden bermula saat Hasriarto berangkat melaut seorang diri untuk memancing pada Rabu sore (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Namun, keesokan harinya, ia tidak kembali ke daratan.
Kecurigaan warga dan keluarga terbukti ketika sejumlah nelayan setempat menemukan kapal milik korban terapung dalam kondisi tenggelamnya tenggelam pada Kamis pagi (16/7/2026) pukul 08.00 WITA.
Tak ditemukannya korban di atas perahu menguatkan dugaan bahwa Hasriarto mengalami kecelakaan laut.Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan melalui Pos SAR Kutai Timur langsung menerjunkan Tim SAR Gabungan.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kaltim, BPBD Kukar, Damkar Muara Badak, Potensi SAR, hingga nelayan dan keluarga korban.Berbagai armada dan alut diturunkan, termasukPerahu Karet Kaku(IGA),perahu cepatinstansi terkait, perahu nelayan, hingga peralatan selam dan medis.
Kendati cuaca selama lima hari pencarian tergolong cerah, tim lapangan harus dihadapkan dengan kendala alam berupa gelombang laut yang cukup tinggi. Kondisi ini menyulitkan efektivitas penyusiran di beberapa sektor perairan.
Dengan ditutupnya operasi ini, seluruh personel dan alut yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing. Pihak Basarnas Balikpapan menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat maupun aparat keamanan yang bersatu dalam pencarian ini.
Meski operasi secara resmi berakhir, Basarnas menegaskan tidak menutup mata sepenuhnya. Pemantauan pasca-operasi tetap dilakukan, dan pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan tanda-tanda atau informasi baru terkait keberadaan korban.(Rein)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0