Bertahun-tahun Tak Dibangun, Puluhan Konsumen Balikpapan Regency Geruduk Kantor Developer
KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN – Puluhan konsumen perumahan Balikpapan Regency mendatangi kantor pemasaran pihak pengembang pada Kamis (16/4/2026).
Kedatangan mereka bertujuan untuk menuntut kepastian terkait penyelesaian unit rumah yang telah dibayar namun tak kunjung dibangun selama bertahun-tahun.
Aksi ini merupakan puncak kekecewaan warga yang merasa janji pihak pengembang tidak terealisasi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari media sosial, para konsumen mendesak manajemen untuk memberikan solusi konkret atas keterlambatan pembangunan yang dinilai sudah tidak wajar.
Salah satu perwakilan konsumen, membeberkan bahwa dirinya telah melunasi pembayaran unit rumah secara tunai (cash) sejak tahun 2022. Meski Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sudah ditandatangani, progres fisik di lapangan masih nol.
“Ada sekitar 55 konsumen lain yang bernasib sama seperti saya, membeli secara cash dari tahun 2022, 2023, hingga 2024. Tapi sampai sekarang belum juga dibangun unitnya. Kami ke sini hanya minta kepastian,” ujarnya.
Igan menambahkan bahwa mediasi ini bukan yang pertama kali dilakukan. Selama setahun terakhir, para konsumen sudah berulang kali menagih janji, namun hasilnya selalu nihil.
Masalah ini ternyata tidak hanya menimpa pembeli tunai, tetapi juga merembet ke konsumen skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pengurusan Akta Jual Beli (AJB).
“Semuanya mandek. Konsumen yang cash saja baru sampai tahap pondasi, bahkan banyak yang belum disentuh sama sekali. Bagaimana nasib yang skema lain?” keluhnya.
Dalam tuntutannya, para konsumen memberikan dua pilihan tegas kepada pihak developer. Pertama, segera merealisasikan pembangunan unit sesuai waktu yang disepakati dalam perjanjian.
Kedua, jika pengembang tidak sanggup membangun, maka konsumen menuntut pengembalian dana secara utuh.
“Kalau memang tidak bisa direalisasikan, kami minta uang kami dikembalikan tanpa potongan 30 persen. Kami ingin refund penuh,” tegasnya
Hingga kini belum diperoleh dari pihak pengembang Balikpapan Regency terkait keterangan resmi kepada media.
Pertemuan antara perwakilan konsumen dan pihak manajemen dilaporkan masih terus berlangsung guna mencari jalan tengah. (REIN/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0