Picu Karhutla Akibat Bersihkan Lahan, BPBD Berau Jinakkan Api di Kawasan Sambaliung
KARTANEWS.COM, BERAU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan trans Kampung Bangun, Kecamatan Sambaliung, pada Jumat (22/05) siang. Luas lahan diperkirkan mencapai satu hektar.
Kabarnya, api dipicu berawal dari aksi pembukaan lahan di tengah kondisi cuaca panas ekstrem dan angin kencang.
Berdasarkan keternganan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, laporan mengenai adanya titik api pertama kali diterima oleh petugas piket pada pukul 13.15 WITA.
Kemudian Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) segera bergerak cepat ke lokasi dan memulai operasi pemadaman tepat pada pukul 14.00 WITA.
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengonfirmasi bahwa penyebab utama kebakaran adalah aktivitas pembersihan lahan mandiri oleh warga yang lepas kendali.
"Kebakaran dipicu oleh pembukaan lahan yang dilakukan saat kondisi cuaca sedang sangat panas dan disertai angin yang bertiup kencang. Hal ini membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke vegetasi kering di sekitarnya," jelas Masyhadi dalam keterangannya.
Guna melokalisasi kobaran api, BPBD Berau menerjunkan kekuatan penuh personil TRC-PB ke titik koordinat N 2.127242°, E 117.548489°. Operasi tanggap darurat di lapangan didukung oleh fasilitas armada berupa satu unit mobil Water Supply (WS) milik BNPB serta satu unit mobil peralatan pendukung.
Pihak otoritas memastikan tidak ada kendala berarti atau hambatan suplai air selama proses pemadaman berlangsung. Berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil diisolasi sehingga tidak meluas ke pemukiman warga terdekat.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Seiring dengan meningkatnya suhu udara di wilayah Kalimantan Timur, BPBD Berau kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar menghentikan total praktik pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Kondisi semak yang mengering dikombinasikan dengan hembusan angin dinamis membuat percikan api sekecil apa pun berpotensi memicu bencana karhutla berskala besar.
"Bagi warga yang melihat atau mengetahui adanya indikasi titik api, diharapkan segera menghubungi pusat bantuan bencana melalui Call Center BPBD Berau di nomor (0554) 21113 atau via WhatsApp di +62811591966,"pungkasnya.(Rein/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0