Pemkab Berau Respons Positif Peluncuran Bahan Ajar Antikorupsi Untuk Siswa

May 11, 2026
Pemkab Berau Respons Positif Peluncuran Bahan Ajar Antikorupsi Untuk Siswa
Pemkab Berau saat melakukan rapat pengendalian Inflasi dan peluncuran buku anti korupsi (Kartanews)

KARTANEWS.COM, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan respons positif terhadap peluncuran bahan ajar dan panduan pendidikan antikorupsi yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat.

Inisiatif ini dinilai sebagai langkah penting dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran sebagai bagian dari budaya bangsa bagi generasi masa depan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa buku panduan tersebut disusun untuk membentuk pribadi yang jujur dan berintegritas sejak usia dini. Ia menyatakan bahwa capaian akademis harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter.

“Semua keterampilan melalui kegiatan pembelajaran harus bermuara pada penguatan dan pembentukan karakter bangsa,” ujar Abdul Mu’ti, Senin (11/05/2026)

Ia berharap nilai-nilai tersebut diimplementasikan secara nyata dalam budaya sekolah sehari-hari, bukan sekadar teori yang hanya terkungkung dalam kelas.

Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, memaparkan bahwa pendidikan menjadi instrumen krusial dalam pencegahan korupsi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Terdapat lima kompetensi kunci yang harus dikuasai peserta didik, antara lain yakni ketaatan pada aturan, pemahaman konsep kepemilikan, kemampuan menjaga amanah pengelolaan etika, dan pembangunan budaya antikorupsi.

​Setyo juga menyoroti nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan nasional yang saat ini berada di angka 69,60, sebuah indikator yang perlu diperkuat melalui sinergi pusat dan daerah.

Respon Pemkab Berau Soal Pendidikan Anti Korupsi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan dukungannya secara penuh. Menurutnya, pendidikan karakter adalah pondasi utama dalam menciptakan generasi yang bertanggung jawab.

​“Pendidikan antikorupsi sangat penting ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Bupati.

Begitu juga dengan Wakil Bupati Berau, Gamalis. Ia mengatakan keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, sekolah, guru, hingga orang tua.

“Pemerintah Kabupaten Berau siap mendukung implementasi ini demi membentuk generasi penerus yang memiliki moral serta etika yang baik,” pungkasnya. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0