Tol IKN Seksi 3A-2 Garapan Hutama Karya Masuk Tahap Fungsional, Awal 2027 Beroprasi Total

May 8, 2026
Tol IKN Seksi 3A-2 Garapan Hutama Karya Masuk Tahap Fungsional, Awal 2027 Beroprasi Total
(HK)

KARTANEWS.COM, BALIKPAPAN – Proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu pencapaian terbaru adalah beroperasinya secara fungsional Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) melalui skema Integrated Joint Operation (IJO).

Kehadiran ruas tol sepanjang 70 kilometer ini menjadi kunci percepatan konektivitas menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Dengan berfungsinya jalur ini, waktu tempuh dari Bandara Sepinggan Balikpapan menuju IKN yang semula memakan waktu hingga 150 menit, kini terpangkas drastis menjadi hanya sekitar 60 menit.

​Pembangunan yang dimulai sejak Desember 2023 ini telah melewati berbagai fase krusial. Setelah dibuka secara terbatas pada periode Natal dan Tahun Baru lalu, ruas tol ini kembali difungsikan untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026 sejak 13 Maret 2026.

​Hutama Karya menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi rampung pada 31 Desember 2026, dengan rencana operasi penuh secara komersial pada Januari 2027 setelah melalui uji laik fungsi.

Pengerjaan proyek ini bukan tanpa hambatan. Tim di lapangan harus berhadapan dengan karakteristik tanah clay shale yang labil serta curah hujan tinggi yang kerap mengancam stabilitas lereng. Menjawab tantangan tersebut, teknologi konstruksi modern pun diterapkan.

​"Fungsionalnya ruas ini menunjukkan kesiapan kami dalam mengerjakan proyek strategis dengan kompleksitas tinggi, baik dari sisi teknis maupun geografis," ungkap Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani dikutip dari CNBC.

​Penggunaan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) dan pemetaan udara melalui LiDAR terbukti efektif meningkatkan efisiensi dan kualitas struktur, mulai dari jalur at-grade hingga elevated pile slab.

Selain mengandalkan teknologi, proyek ini juga memberdayakan 527 tenaga kerja, di mana 15 persennya merupakan tenaga kerja lokal Kalimantan Timur yang telah dibekali sertifikasi. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0