Sistem 'Kanibal' Jadi Pilihan, Dishub Berau Akui Traffic Light di Pusat Kota Sudah Banyak yang Tua
KARTANEWS.COM, BERAU – Kondisi lampu lalu lintas (traffic light) di sejumlah titik di Kota Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, kini berada dalam status tidak layak pakai. Hal ini disebabkan oleh usia operasional perangkat yang mayoritas telah melampaui 10 tahun.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Noor Hasani, mengungkapkan bahwa gangguan teknis berupa lampu merah yang sering padam secara tiba-tiba murni disebabkan oleh faktor usia.
Sebab kondisi komponen elektronik yang sudah uzur membuat perangkat sering mengalami malfungsi dan membutuhkan perbaikan besar.
"Jika bicara soal traffic light, kendala utama kita adalah usia produk. Hampir semua perangkat kita sudah beroperasi di atas 10 tahun," ujar Noor Hasani pada Selasa (05/05/2026).
Data Dishub mencatat, dari total 14 titik traffic light yang tersebar di Tanjung Redeb, hanya satu unit yang masih dalam kondisi prima. Selebihnya, perangkat telah mengalami kerusakan serius pada sistem elektroniknya.
Kondisi ini diperparah dengan masa garansi perawatan dari pabrikan yang rata-rata hanya berlaku selama 5 tahun. Setelah masa itu lewat, tidak ada lagi pemeliharaan menyeluruh dari pihak penyedia.
Keterbatasan tenaga teknis khusus di internal Dishub memaksa tim yang ada bekerja ekstra dengan metode modifikasi mandiri. Noor Hasani mengakui bahwa pihaknya sering melakukan perombakan sistem atau metode "kanibal" komponen agar lampu tetap bisa berfungsi meski tidak normal.
"Teknisi kami telah melakukan banyak perombakan sistem di dalamnya. Ada komponen yang diganti, ada juga yang terpaksa diakal-akalin agar tetap menyala. Kami mengakui sering terjadi kendala karena kami tidak memiliki teknisi khusus spesialis lampu merah," jelasnya.
Selain masalah komponen, sistem penyimpanan daya atau UPS pada perangkat lama juga sudah tidak berfungsi. Akibatnya, saat listrik PLN padam, lampu lalu lintas langsung mati total tanpa ada cadangan daya.
Menyikapi urgensi tersebut, Dishub Berau telah mengusulkan peremajaan total di tiga titik persimpangan paling krusial pada tahun anggaran 2026 ini.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pengkajian mendalam untuk menentukan titik prioritas yang akan mendapatkan penggantian perangkat baru secara menyeluruh. (REIN/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0