April Mulai Matang, Juni Makin Gosong, BMKG Ramal 2026 Bakal Panas Pol

Penulis: Rein | Editor: Dewi

Mar 6, 2026 - 17:13
Mar 6, 2026 - 17:41
 0  5
April Mulai Matang, Juni Makin Gosong, BMKG Ramal 2026 Bakal Panas Pol
Pantauan cuaca Nasional (BMKG)

KARTANEWS.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami musim kemarau dibawah normal atau jauh lebih lama.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan sebagian wilayah di Indonesia berdasarkan dari data 400 zona musim atau 57,2 persen zona musim, akan mengalami kemarau yang cukup panjang.

"Sebagian wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau yang panjang dari biasanya," ungkap Teuku dalam keterangannya, Rabu (4/03/2026).

Sementara itu melalui paparan Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopahaluwakan menyampaikan di 699 zona Indonesia, terdapat 144 zona musim atau 16,3 persen dari zona akan memasuki musim kemarau pada bulan April 2026.

Kemudian sebanyak 184 zona musim atau 26,3 persen dari zona musim akan memasuki musim kemarau pada bulan mei 2026, lalu 163 zona musim atau 23,3 persen dari zona musim, mulai memasuki musim kemarau pada bulan juni 2026.

"Secara umum kami memprediksi kemarau tahun ini jauh lebih kering atau di bawah normal, yaitu sebanyak 145 zona musim atau 64,5 persen itu bawah normal," jelasnya.

Dia melanjutkan, untuk 245 Zona atau 35 persen musimnya dalam kondisi normal. 

Dirinya menambahkan, BMKG memberikan rekomendasi kepada seluruh Kementerian dan lembaga, Pemerintah Daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat indonesia.

Pertama, sektor pangan agar dapat menyesuaikan jadwal tanaman dan memilih varetas tanaman yang membutuhkan sedikit air, lebih tahan terhadap kekeringan, serta memiliki siklus tanam yang lebih pendek. 

Kedua, untuk sektor sumber daya air, lakukan revitalisasi waduk, memperbaiki jaringan distribusi air serta memastikan ketersediaan air untuk kebutuhan masyarakat pada periode musim kemarau. 

Kemudian, untuk sektor kehutanan dan kebencanaan, diimbau perlu kesiapsiagaan terhadap potensi kekeringan dan terjadinya kebakaran hutan atau lahan pada musim kemarau yang akan datang. 

"Kami berharap informasi prediksi musim kemarau 2026 ini, dapat menjadi panduan umum dalam penetapan perencanaan langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dalam mengambil kebijakan dari berbagi sektor yang berdampak iklim," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0