OIKN dan USTDA Teken Kontrak Hibah 2,49 Juta Dolar AS untuk Solusi Kota Cerdas

Penulis: Rein | Editor: Dewi

Feb 27, 2026 - 17:12
Feb 27, 2026 - 17:28
 0  3
OIKN dan USTDA Teken Kontrak Hibah 2,49 Juta Dolar AS untuk Solusi Kota Cerdas
OIKN bersama Investor Amerika (OIKN)

KARTANEWS.COM, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) secara resmi menjalin kemitraan dengan Pemerintah Amerika Serikat untuk pengembangan solusi kota cerdas di Nusantara.

Penandatanganan kontrak bantuan teknis ini berlangsung di Kantor Otorita IKN dan menandai langkah krusial dalam menyempurnakan cetak biru Smart City IKN agar lebih terintegrasi, aplikatif, dan menarik di mata investor internasional.

Proyek senilai 2,49 juta dolar AS ini didanai oleh hibah dari U.S. Trade and Development Agency (USTDA), sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang berfokus pada kemajuan ekonomi negara berkembang dan penguatan hubungan investasi.

Dukungan ini menjadi simbol pengakuan global terhadap konsep IKN sebagai kota masa depan yang cerdas dan berkelanjutan.

​Melalui asistensi teknis ini, akan disusun berbagai dokumen strategis seperti arsitektur sistem cerdas, paket dokumen pengadaan siap pakai, model investasi, hingga kerangka kerja berbasis ESG.

Seluruh perencanaan ini dikerjakan oleh konsorsium ahli, termasuk Eficens Systems, Frost & Sullivan, ASECH Indonesia, Mirekel, dan PT Searce Technologies (mitra Google Cloud), untuk menjamin implementasi yang transparan dan terstruktur.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan fondasi utama dalam pembangunan Nusantara.

“Visi kami jelas: Nusantara harus menjadi kota yang hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” ujar Basuki, (25/02/2026)

Sementara itu, Anggota Dewan Frost & Sullivan Amerika sekaligus Project Director inisiatif ini, Subhranshu Sekhar Das, membagikan visi jangka panjangnya mengenai pengembangan kota kognitif.

“Nusantara memiliki peluang untuk menjadi lebih dari sekadar kota cerdas, Nusantara dapat berevolusi menjadi Cognitive City. Seiring transformasi industri pengetahuan global, kota-kota harus beralih dari infrastruktur digital yang statis menuju sistem kecerdasan yang adaptif,"ucapnya.

"Agentic AI dan platform pengetahuan terfederasi akan memainkan peran penting dalam membentuk cara kota belajar, melakukan simulasi, dan terus mengoptimalkan tata kelola, infrastruktur, serta layanan publik. Nusantara berpotensi menjadi model rujukan global bagi paradigma perkotaan berbasis kecerdasan ini,” sambungnya.

Sejalan dengan penandatanganan kerja sama tersebut, rapat perdana proyek langsung digelar dengan kehadiran Yolanda Hanna selaku Perwakilan Senior USTDA untuk Indonesia, serta jajaran konsorsium Eficens.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang didukung hibah USTDA ini, Otorita IKN mempertegas komitmennya bahwa pembangunan Nusantara melampaui sekadar infrastruktur fisik.

Fokus utama tetap pada perancangan sistem digital yang aman, matang, dan visioner. Dokumen strategis yang dihasilkan nantinya diproyeksikan menjadi standar baku (benchmark) bagi pengembangan kota cerdas, baik di level nasional maupun internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0