Dewan Berau Dukung Proyek Pengelolaan Sampah Modern Segera Dibangun

Jun 30, 2026
Dewan Berau Dukung Proyek Pengelolaan Sampah Modern Segera Dibangun
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto (Rein/KN)

KARTANEWS.COM, BERAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana penerapan teknologi pengelolaan sampah modern di Berau. 

Pada saat menghadiri kegiatan Fokus Grup Discussion (FGD) mengenai program pemanfaatan sampah melalui teknologi Artifisial Intelegensi (AI), ia menilai Alat canggih tersebut memiliki manfaat yang cukup besar bagi Berau apabila dapat dihadirkan nantinya. Sebab menurutnya inovasi ini dapat menjadi solusi efektif atas permasalahan sampah di daerah saat ini. 

​Dirinya menilai mesin pengolah sampah ini memiliki keunggulan komparatif karena mampu memilah berbagai jenis sampah secara otomatis, mulai dari sampah basah, plastik, botol, hingga kaca. Selain itu, sistem pengeringannya tergolong cepat, hanya memakan waktu sekitar satu jam.

​"Sampah yang masuk ke dalam mesin ini, walaupun bercampur, nanti ada pemilahan-pemilahannya. Nah, ini yang sangat bagus dan keringnya pun cepat, sekitar satu jam," ujar Dedy, Selasa (30/06/2026). 

Hasilkan Pupuk dan Bahan Bakar Alternatif PLTU

​Menariknya, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI/robotic) ini diklaim ramah lingkungan dan meminimalkan limbah sisa. Pengoperasian mesin pun sangat efisien karena hanya membutuhkan satu hingga dua orang operator untuk menjalankan program yang sudah terintegrasi.

​Lebih jauh, luaran (output) dari pemrosesan sampah ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain diolah menjadi pupuk, sampah tersebut dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara (RDF) yang siap dipasok ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

​"Nantinya sampah yang diolah dapat menghasilkan semacam bahan pengganti batu bara yang bisa dicanangkan ke PLTU. Itu kan bagus juga, bisa dijual ke PLTU dengan harga murah," jelasnya.

​Pada tahapan awal (wacana), program pengelolaan sampah ini diproyeksikan akan mencakup empat kecamatan inti, yaitu Kecamatan Tanjung Redeb, ​Gunung Tabur, Sambaliung, dan Teluk Bayur​. 

Kendati demikian, ia menambahkan bahwa jika seluruh infrastruktur telah terbangun, layanan ini ditargetkan mampu menjangkau seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Berau.

Terkait mekanisme transportasi sampah dari tiap kecamatan, pemerintah daerah bersama pihak ketiga akan merancang sistem penjemputan yang paling efektif.

​Menutup keterangannya, Ketua DPRD Berau menekankan pentingnya kolaborasi pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau. 

Meskipun kesepakatan awal telah dijajaki, ia meminta pemerintah daerah dan kepala daerah untuk mengkaji lebih lanjut penempatan dana CSR tersebut agar tepat sasaran dan legal secara hukum.

​"Tinggal pemerintah daerah mengkaji lagi masalah dana CSR itu. Apakah bisa, masuknya di mana, jangan sampai salah nanti," tutupnya. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0