Mulai Tanggal 8 July 2026, Tim Verifikasi Geopark Sangkulirang Mangkaliat Berada di Berau

Jul 7, 2026
Mulai Tanggal 8 July 2026, Tim Verifikasi Geopark Sangkulirang Mangkaliat Berada di Berau
Sekda Berau Muhammad Said (Rein/KN)

KARTANEWS.COM, BERAU – Proses penilaian Geopark Sangkulirang Mangkalihat oleh tim penilai nasional kini resmi dimulai. Setelah merampungkan serangkaian perjalanan peninjauan di wilayah Kutai Timur, tim penilai beserta tim pengamat yang dijadwalkan akan segera memasuki wilayah Kabupaten Berau pada Rabu (8/7/2026).

Kehadiran tim nasional ini menjadi langkah penting dalam upaya menyalakan sekaligus memvalidasi kelayakan kawasan tersebut sebagai bagian dari jaringan geopark yang diakui secara luas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said memberikan penjelasan rinci mengenai agenda penting ini. Dirinya mengungkapkan bahwa tim penilai tersebut diperkuat oleh para ahli dan perwakilan dari instansi akademis serta lembaga terkemuka, yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, dan Badan Geologi Nasional. 

Selama berada di Berau, tim ahli nantinya akan memfokuskan perjalanannya untuk menyisir dan memeriksa secara langsung keunikan kawasan pesisir Bumi Batiwakkal. 

“Mulai tanggal 8, tim akan bergerak menyisir wilayah Kecamatan Talisayan, Batu Putih, Biduk-Biduk, kemudian berlanjut ke Kecamatan Biatan. Sementara itu, pada hari Jumat, tim dijadwalkan melakukan kunjungan penting ke kawasan bersejarah, yaitu Keraton Sambaliung dan Museum Gunung Tabur,” jelasnya, Senin (7/07/2026). 

​Untuk diketahui, kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di wilayah administrasi Berau sendiri menyimpan potensi alam yang luar biasa dengan memiliki 15 geosite dari total 26 geosite yang tersebar di seluruh kawasan geopark. 

Kekayaan geologisnya meliputi hamparan pegunungan karst yang megah, keunikan gugusan gua-gua purba di Pulau Maratua, hingga situs Gua Bloyot yang eksotis di wilayah Kelay. 

Meski demikian, karena keterbatasan jalur aksesibilitas tim, penilaian kunjungan kali ini memang akan lebih terfokus pada objek-objek geosite yang berada di sepanjang jalur pantai pesisir.

Guna menyambut agenda besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh elemen di daerah telah siap sepenuhnya. Para camat, badan pengelola kawasan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga tokoh masyarakat setempat dipastikan telah melakukan dua kali simulasi (percobaan). 

“Persiapan matang ini dilakukan agar mereka mampu menampilkan seluruh potensi, keunikan, serta nilai penting dari masing-masing geosite secara maksimal di hadapan tim penilai,” tutupnya. (REIN/daa)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0