Dominasi Sabalenka dan Duel Epik Alcaraz-Djokovic Warnai Puncak Melbourne Park

Oleh: Jhesvin Melvino

Jan 31, 2026 - 17:41
Jan 31, 2026 - 17:49
 0  4
Dominasi Sabalenka dan Duel Epik Alcaraz-Djokovic Warnai Puncak Melbourne Park
Australia Open (We Build Value)

KARTANEWS.COM, MELBOURNE – Awal tahun 2026 menjadi saksi bisu pergeseran tektonik dalam dunia tenis profesional. Dimana saat Australian Open mencapai puncaknya di Rod Laver Arena, perdebatan di ruang digital, khususnya komunitas tenis global. Kini tidak lagi sekadar membahas skor, melainkan tentang warisan (legacy) dan regenerasi yang kian nyata.

‎Fokus utama tertuju pada partai final tunggal putra yang mempertemukan Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz. Djokovic, yang kini berada di senja kariernya namun tetap mematikan, berupaya mengamankan gelar Grand Slam ke-25. Sebuah angka yang akan mengukuhkannya sebagai pemain tersukses sepanjang masa tanpa tandingan. Di sisi lain, Alcaraz datang dengan modal fisik prima setelah menumbangkan Alexander Zverev dalam laga semifinal dramatis selama 5 jam 27 menit.

‎"Kita sedang melihat persimpangan zaman. Djokovic adalah tembok terakhir dari era 'Big Three', sementara Alcaraz bukan lagi sekadar masa depan. Dia adalah penguasa saat ini yang menantang sejarah," ujar pengamat tenis senior, Marcus Thorne, dalam sebuah wawancara eksklusif.

‎Meski berada di senja kariernya, Novak Djokovic tetap optimis bahwa dirinya yang akan meraih gelar Grand Slam ke-25.

‎"Statistik mungkin mencatat angka, namun mentalitas lah yang menentukan siapa yang akan mengangkat trofi di Melbourne akhir pekan ini," terang Novak Djokovic dalam konferensi pers pra-final.

‎Di sektor putri, dominasi Aryna Sabalenka menjadi sorotan tajam. Petenis asal Belarusia ini mencatatkan rekor impresif dengan melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun. Ia mampu meraih 11 kemenangan beruntun tanpa kehilangan set di pembuka musim 2026. Konsistensi Sabalenka akan diuji oleh ketenangan Elena Rybakina di partai puncak. 

‎Selain performa teknis, transisi Sabalenka menjadi ikon gaya hidup global. Hal ini tercermin dari penampilannya di sampul majalah 'Tatler' baru-baru ini menandai era baru di mana atlet putri memiliki daya tawar komersial yang setara dengan prestasi di lapangan.

‎Geliat tenis tidak hanya terasa di Melbourne. Di Indonesia, antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini menunjukkan tren positif yang signifikan. Pembangunan infrastruktur lapangan tenis baru di berbagai daerah, seperti yang baru-baru ini diresmikan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi katalisator bangkitnya komunitas lokal. 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0