Dishub Berau Siapkan Transportasi dan Lakukan Ramp Check Bus Jelang Mudik Lebaran 2026
Penulis : Mursyidah Auni | Editor : Dewi
KARTANEWS.COM, BERAU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau telah menyiapkan sejumlah armada transportasi darat untuk melayani mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran, sekaligus memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keselamatan dengan pemeriksaan kelayakan atau ramp check.
Sejumlah armada bus telah disiapkan untuk melayani rute antarkota yang menjadi jalur utama perjalanan masyarakat.
Adapun transportasi tersebut antara lain bus DAMRI di terminal tipe B Rinding yang melayani rute Tanjung Redeb–Samarinda, Tanjung Redeb–Tanjung Batu, serta rute Tanjung Redeb–Tanjung Selor.
Selain itu, pada 12 Maret mendatang juga akan beroperasi bus milik PO Arafat yang disiapkan untuk mendukung arus mudik dan arus balik Lebaran dengan rute Berau–Samarinda dan Samarinda–Berau.
Armada yang digunakan merupakan bus berukuran besar dengan kapasitas sekitar 40 kursi penumpang.
“InsyaAllah mulai tanggal 12 nanti bus Arafat juga mulai beroperasi untuk membantu melayani arus mudik dan arus balik dengan rute Berau–Samarinda maupun Samarinda–Berau,” ujar Syamsudin, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Angkutan Darat Dishub Berau saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Untuk memudahkan masyarakat, tiket perjalanan dapat dibeli langsung di Terminal Tipe B Rinding, Tanjung Redeb, maupun melalui sistem pemesanan secara daring atau via telepon.
Syamsudin menambahkan, tarif perjalanan untuk rute Samarinda–Berau maupun sebaliknya ditetapkan sebesar Rp340 ribu per penumpang.
Selain memastikan ketersediaan armada, Dishub Berau juga akan melakukan ramp check terhadap bus DAMRI maupun kendaraan angkutan umum lainnya yang akan melayani masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung sekitar H-7 hingga H-8 sebelum hari raya di Terminal Tipe B Rinding secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak beroperasi.
Syamsudin menjelaskan, petugas akan mengecek berbagai aspek teknis, mulai dari kondisi fisik kendaraan, jumlah kursi yang tersedia, hingga kelengkapan peralatan keselamatan di dalam bus.
“Yang kita periksa mulai dari kelayakan kendaraan, jumlah kursi yang harus sesuai dengan kapasitas, hingga alat pendukung keselamatan,” katanya.
Ia menegaskan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan tidak akan diizinkan beroperasi selama periode angkutan mudik Lebaran.
Dalam pelaksanaan ramp check, Dishub membagi hasil pemeriksaan kendaraan ke dalam tiga kategori.
Kategori pertama adalah kendaraan yang dinyatakan layak jalan dan dapat langsung beroperasi, kategori kedua adalah kendaraan yang layak jalan namun dengan catatan, misalnya terdapat kerusakan kecil seperti kaca spion pecah atau kelengkapan administrasi yang harus segera dilengkapi.
Sementara kategori ketiga adalah kendaraan yang dinyatakan tidak layak jalan atau tidak lulus uji.
Kondisi tersebut dapat terjadi apabila ditemukan kerusakan serius yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti kebocoran oli, sistem rem yang tidak berfungsi dengan baik, atau kerusakan lain yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
“Jika ditemukan kerusakan yang membahayakan, seperti rem blong atau kondisi kendaraan yang tidak aman, maka bus tersebut tidak akan kami izinkan untuk beroperasi,” terangnya.
Selain aspek teknis kendaraan, petugas juga akan memeriksa kondisi pengemudi yang bertugas mengoperasikan bus selama periode mudik untuk memastikan pengemudi berada dalam kondisi fisik yang prima dan siap mengemudikan kendaraan dalam perjalanan jarak jauh.
Dalam layanan bus antarkota, operator juga memberikan fasilitas bagasi gratis bagi seluruh penumpang dengan batas maksimal 20 kilogram.
Dishub Berau juga mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin mudik atau pulang kampung agar mempersiapkan diri dengan baik dan merencanakan perjalanan secara matang, serta sebaiknya tidak membawa barang bawaan terlalu banyak agar perjalanan lebih aman dan nyaman,” tutup Syamsudin.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0