LPPM UMB Gelar Konsultasi Publik di Teluk Bayur, Catatan Saran Masyarakat Terkait Penyesuaian Tarif PDAM Batiwakkal
KARTANEWS.COM, BERAU – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Berau menggelar konsultasi publik terkait rencana penyesuaian tarif air minum Perumda Batiwakkal Berau Tahun 2026.
Forum yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Teluk Bayur ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga sekaligus mengkaji dampak kebijakan sebelum resmi diterapkan.
Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi II DPRD Berau Rudi Parasian Mangunsong, Camat Teluk Bayur Edy Baskoro, unsur unsur TNI/Polri, serta tokoh masyarakat.
Kepala LPPM UM Berau, Abdul Hakim, menjelaskan bahwa timnya bekerja secara independen dalam mengkaji penyesuaian tarif ini. Ada tiga faktor utama yang melatarbelakangi rencana penyesuaian tersebut.
"Peningkatan Biaya Produksi, Evaluasi Finansial menjaga keberlanjutan operasional Perumda agar tetap sehat Pengembangan Layanan, Rencana ekspansi jaringan pipa air bersih ke wilayah yang belum terjangkau untuk beberapa tahun ke depan,"ucapnya.
Camat Teluk Bayur, Edy Baskoro, berharap kebijakan ini dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kualitas pelayanan air bersih.
Disamping itu, Anggota Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, mengingatkan agar penyesuaian tarif dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih memerlukan perhatian. Rudi juga mengimbau warga untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air.
Konsultasi publik diakhir dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Seluruh aspirasi, kritik, dan masukan dari masyarakat telah dicatat untuk dituangkan dalam notulen.
Data tersebut akan menjadi bahan kajian lanjutan bagi tim peneliti Universitas Muhammadiyah Berau guna menghasilkan rekomendasi kebijakan tarif yang objektif dan berkeadilan bagi seluruh pihak. (Adv)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0