Gempa M7,7 di Filipina: Berau Masuk Status WASPADA Tsunami, Warga Diimbau Jauhi Pantai dan Sungai
KARTANEWS.COM, BERAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dalam status WASPADA potensi tsunami.
Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul gempa tektonik berkekuatan besar dengan magnitudo update M7,7 yang mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB (07.37 WITA).
Kepala BMKG Berau, Ade Haryadi, menyampaikan pusat gempa tersebut dilaporkan berada di laut pada kedalaman 47 km, berjarak sekitar 244 Km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
"Berdasarkan status WASPADA yang ditetapkan oleh BMKG, masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Berau diminta untuk mematuhi arahan keselamatan," tulis keterangan dalam laporan resminya, Senin (8/06/2026)
Masyarakat diimbau untuk segera menjauhi area pantai dan tepian sungai. Untuk sementara waktu, dilarang keras melakukan aktivitas di pinggir pantai maupun di sepanjang aliran sungai yang terhubung langsung ke laut.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada namun jangan panik, serta mengutamakan langkah evakuasi mandiri menjauh dari air jika melihat tanda-tanda penurunan air laut yang tidak wajar.
Dalam laporannya, BMKG juga menyampaikan, selain Berau, beberapa wilayah di sekitar Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur juga masuk dalam pemetaan status waspada BMKG, di antaranya, Tarakan, Nunukan, Bulungan, Kutai Timur, Bontang.
Sementara itu, wilayah yang berada lebih dekat dengan pusat gempa seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, dan Sulawesi Tengah saat ini berstatus SIAGA (berpotensi ancaman tsunami lebih tinggi).
Hingga pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi satu kali gempa susulan (aftershock) yang cukup kuat dengan magnitudo M6,7 di sekitar pusat gempa utama.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan ataupun gelombang tsunami yang masuk ke daratan Berau.
"Pemerintah daerah dan BMKG mengimbau warga Berau agar tidak mudah percaya pada isu-isu atau video lama yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas," pungkasnya. (REIN/daa)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0