Puncak Harganas ke-33 di Berau, Bupati Sri Juniarsih Tekankan Peran Emosional Ayah dalam Keluarga
KARTANEWS.COM, BERAU - Pemerintah Kabupaten Berau mengelar perayaan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 33, pada Kamis (23/07/2026). Berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) acara tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotem SM Tower, Tanjung Redeb.
Pada kesempatan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan, pentingnya peran aktif seorang ayah dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keharmonisan keluarga, sebagaimana program “Ayah Wajib Hadir” oleh pemeritah pusat, maka hal tersebut harus dijuantahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dia menyampaikan bahwa sosok ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, sahabat, dan teladan utama bagi anak-anak.
“Kehadiran ayah secara emosional dalam kehidupan keluarga akan memberikan rasa aman, membangun kepercayaan diri anak, memperkuat karakter, serta menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis,” ujarnya
Selainmenonjolkan peran pengasuhan, Bupati menekankan komitmen Pemkab Berau, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program prioritas. Di antaranya adalah peningkatan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak, penguatan Posyandu, edukasi remaja, pemberdayaan perempuan, hingga penanganan stunting.
Dia menegaskan, masalah stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Ia menilai penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga peran aktif keluarga.
Meskipun situasi daerah menghambat efisiensi anggaran, Pemkab Berau mendorong efisiensi dan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadirkan program yang berdampak langsung pada masyarakat. salah satu bentuk kolaborasi nyata tersebut adalah penyelenggaraan Pasar Murah/Bazar Ikan Murah yang berkolaborasi dengan kegiatan pelayanan keluarga.
“Melalui penjualan ikan murah ini, ada tiga manfaat utama yang ingin kita capai menekan angka inflasi, mendukung upaya penurunan angka stunting, dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” tutupnya.(Adv/Rein).
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0