Antisipasi Perang Timur Tengah, Marcos Jr. Pangkas Hari Kerja ASN
Penulis: Rein | Editor: Dewi
KARTANEWS.COM, FILIPINA - Guna memitigasi dampak lonjakan harga bahan bakar akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menginstruksikan pemberlakuan sistem empat hari kerja bagi instansi pemerintah mulai 9 Maret 2026.
Kebijakan temporer ini diambil sebagai langkah strategis dalam menekan angka konsumsi energi, khususnya listrik dan BBM, di seluruh lini birokrasi pemerintahan.
Marcos mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari serangkaian upaya yang lebih luas untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan listrik di lingkungan pemerintahan.
"Kebijakan ini tidak berlaku bagi lembaga yang memberikan layanan darurat atau layanan penting, seperti polisi, pemadam kebakaran, dan kantor yang menyediakan layanan publik garis depan,” kata Marcos pada Jumat (6/3/2026), dikutip dari Filipina The Inquirer.
Selain memangkas hari kerja, Pemerintah Filipina juga merilis instruksi penghematan energi yang ketat bagi seluruh instansi publik. Setiap lembaga pemerintah kini diwajibkan untuk menekan penggunaan bahan bakar serta konsumsi listrik dengan target pengurangan sebesar 10 hingga 20 persen.
“Saya mengerahkan semua lembaga pemerintah untuk menghemat serta mengurangi konsumsi listrik dan pengeluaran bahan bakar minyak sebesar 10 hingga 20 persen,” ujarnya.
Sebagai langkah efisiensi tambahan, Presiden Marcos Jr. melarang pelaksanaan study tour, agenda team-building, serta rapat tatap muka yang dapat dialihkan secara daring.
Namun, kebijakan empat hari kerja ini tidak berlaku bagi sektor pelayanan dasar seperti kepolisian, pemadam kebakaran, dan unit layanan publik garis depan.
Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi blokade Selat Hormuz yang diprediksi memicu lonjakan harga bensin hingga 7,48 peso dan solar 17,28 peso per liter.
Selain itu, Marcos meminta kewenangan dari Kongres untuk memangkas cukai minyak jika harga global menembus 80 dolar AS per barel, serta mengusulkan revisi UU biofuel untuk penggunaan campuran bahan bakar yang lebih ekonomis.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0