Geger! Oknum Pengasuh Ponpes di Berau Cabuli Santriwati, Kemenag: Itu Bukan Pesantren Resmi
Penulis: Rein | Editor: Dewi
KARTANEWS.COM, BERAU – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau, Kabul Budiono, memastikan bahwa tempat kejadian kasus dugaan pencabulan yang menyeret oknum pengasuh pondok pasantren berinisial AM (50) dan seorang kuli bangunan AL (39) di Kecamatan Pulau Derawan, adalah pondok pesantren yang tidak terdaftar secara resmi.
Kabul menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa santriwati tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa lembaga tempat pelaku AM beraktivitas tidak terdaftar dalam database Kemenag Berau.
“Tidak jelas nama pondoknya apa. Hasil penelusuran kami menunjukkan tempat tersebut hanya berbentuk majelis pengajian saja, bukan pondok pesantren resmi,” ujarnya, Selasa (31/03/2026).
Ia mengungkapkan, banyak pengelola lembaga keagamaan di Berau yang enggan mengurus izin operasional karena merasa sudah cukup dengan kepercayaan masyarakat.
Menurutnya hal tersebut merupakan anggapan keliru bahwa izin hanya diperlukan untuk mendapatkan bantuan pemerintah.
“Ini keliru. Izin diperlukan agar lembaga penyelenggara pendidikan dilindungi undang-undang dan memiliki hak serta wewenang yang melekat, bukan hanya soal bantuan,” tegasnya.
Ia menambahkan, jika pelanggaran berat terjadi di pesantren yang memiliki izin resmi, Kemenag tidak segan melakukan tindakan tegas hingga pencabutan izin operasional.
Selain itu, pihaknya juga menegaskan setiap personil yang tekait dari Pondok Pasantren berdiri dibawah naungan Kemenag Berau akan diuji kualifikasinya. Ini bentuk dari upaya menghindari tindak pelanggaran hukum kedepannya.
"Kami selalu pantau lembaga pendidikan yang dibawah naungan kami,"ucapnya.
Dia pun membeberkan, usai kejadian tersebut, Kabul mengintruksikan, setiap penyuluh yang berada di Kecamatan untuk meningkat pengawasanya terhadap lembaga-lembaga pendidikan keagaman.
Mengingat kasus tersebut sangat sensitif dan mampu membawa citra buruk bagi lembaga pendidikan agama, maka pihaknya pun akan turun pula ke lapangan.
"Saya sudah instruksikan ke semua kepala KUA dan Penyuluh berau dan nanti secara teknis insyaallah seksi pondok pesantren juga akan bergerak"pungkasnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0