Target Desember 2026 Rampung, Wagub Kaltim Pantau Langsung Perbaikan Jalan Nasional Menuju Sendawar

Penulis: Rein | Editor: Dewi

Mar 15, 2026 - 07:01
Mar 15, 2026 - 13:34
 0  4
Target Desember 2026 Rampung, Wagub Kaltim Pantau Langsung Perbaikan Jalan Nasional Menuju Sendawar
Wagub Seno Aji meninjau perbaikan jalan nasional di Kutai Barat (Pemprov Kaltim)

KARTANEWS.COM, KUTAI BARAT — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, secara resmi mengajukan usulan kenaikan kelas jalan nasional kepada pemerintah pusat.

Langkah ini diambil guna memastikan infrastruktur jalan di Bumi Etam memiliki daya dukung yang memadai terhadap tingginya tonase kendaraan berat, terutama truk pengangkut sawit dan Crude Palm Oil (CPO) yang menjadi nadi ekonomi wilayah tersebut.

“Usulan ini akan kita sampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum agar kelas jalan nasional di Kaltim, terutama di Kutai Barat yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah, dapat ditingkatkan,” kata Seno Aji, Sabtu (14/3/2026).

​Di sela agenda Safari Ramadan menuju Kutai Barat, Wakil Gubernur Seno Aji menyempatkan diri meninjau kondisi jalan nasional mulai dari Tenggarong hingga Sendawar.

Dalam pantauannya, ia menyoroti tingginya volume kendaraan berat, termasuk truk Over Dimension Over Load (ODOL) pengangkut sawit dan CPO, yang dituding menjadi pemicu utama laju kerusakan jalan di sepanjang rute tersebut.

“Tadi kita melihat langsung banyak truk besar pengangkut sawit dan CPO, termasuk kendaraan ODOL yang melintas di ruas jalan ini,” ucapnya.

Wakil Gubernur, Seno Aji menyadari bahwa operasional angkutan komoditas tersebut merupakan urat nadi ekonomi warga Kutai Barat yang tidak mungkin dihentikan secara sepihak.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim berencana menggelar pertemuan strategis dengan BBPJN Kaltim untuk merumuskan solusi, termasuk mendesak peningkatan kelas jalan. 

Sementara itu, perbaikan sudah mulai menyentuh beberapa titik krusial, seperti ruas Nayan hingga Barong Tongkok dan Sendawar.

“Alhamdulillah, dari batas Kutai Kartanegara-Kutai Barat hingga Simpang Blusuh sepanjang 111 kilometer sudah mulai dilakukan perbaikan dengan nilai kontrak sekitar Rp73 miliar," jelasnya.

Proyek pembenahan infrastruktur ini diproyeksikan tuntas pada Desember 2026.

Melalui perbaikan tersebut, diharapkan standar keselamatan dan kenyamanan pengendara dapat meningkat signifikan, yang pada akhirnya memperlancar arus distribusi ekonomi bagi masyarakat di Kutai Barat. 

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0